MARGOPOST.COM | Bogor – Kemunculan Covid-19 di Indonesia mulai merebak sejak awal maret 2020 dan sudah menjadi wabah nasional bahkan internasional saat ini. Akibat virus mematikan itu pemerintah memutuskan untuk seluruh warganya untuk stay at home dengan cara bekerja dirumah atau lebih viral dikenal dengan sebutan WFH (Work From Home). Sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19, WFH yang diberlakukan di seluruh kemeterian termasuk kementerian pertanian tidak membuat seluruh pegawai lingkup kementerian pertanian khususnya BBPKH Cinagara kehabisan akal untuk bekerja.
Dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting hari Jum’at Tanggal 20 Maret 2020 pukul 15.00 Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian mengatakan menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian RI agar semua kegiatan yang bersifat pertemuan, khususnya pelatihan dan pendidikan untuk mengubah metode pembelajaran dengan menggunakan online sytem selama masih dalam kondisi Extra Ordinary Situation/darurat, tidak ada lagi pertemuan yang berlangsung di ruangan/kelas dan berkumpul atau berkerumun karena akan membentuk social distancing bahkan dapat terjadi juga physical distancing antar peserta pelatihan maupun dengan pelatih atau fasilitatornya.
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor salah satu UPT lingkup BPPSDMP melalui Pusat Pelatihan Pertanian melaksanakan pembelajaran online melalui aplikasi zoom cloud meeting dengan topik Inseminasi Buatan. Peserta mengakses materi pembelajaran di www.elearningpuslatan.com.
Selasa (07 April 2020) merupakan pembelajaran online perdana dr elearning puslatan, bbpkh cinagara diberikan kepercayaan untuk membuka pembelajaran online perdana sebagai bentuk perkenalan untuk Kostratani.
Kepala BBPKH Cinagara Bogor, drh. Wisnu Wasisa Putra, MP mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu pelatihan unggulan yang ada di BBPKH Cinagara. “Selanjutnya pelatihan ini akan di akomodir oleh pusat pelatihan pertanian (Puslatan) dalam elearning puslatan” ujarnya.
Salah satu widyaiswara yang andil dalam pembelajaran online dengan topik inseminasi buatan ini mengatakan amazing peserta yang gabung dalam pembelajaran tadi pada sesi pertama selama 1 jam sebanyak 67 orang, disesi kedua juga ga kalah banyak sebanyak 42 orang, so bukan kendala untuk kita berkarya dikala wabah covid-19 seperti saat ini, tutup Walid. (Lanni) 08/04/2020
#pertanianmelawancovid-19





