MARGOPOST.COM | Banten – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan dua hal yang penting dalam kesedian pangan adalah supply dan demand. Mentan meminta semua yang terlibat dalam pertanian ikut berperan dalam hal ketersediaan pangan dan stabilitas harga.
Beberapa bulan ini kita disibukan dengan berita merebaknya wabah Virus Corona yang menakutkan menjadikan tranding topik yang selalu menghiasi pemberitaan baik media cetak maupun elektronik.. Tetapi tidak dengan P4S Mekarsari yang diketuai oleh Sdr. Kakang Prabu salah satu binaan BBPKH Cinagara di wilayah Provinsi Banten.
P4S Mekarsari kemarin sudah melaksanakan panen padinya dengan luasan panen 50 ha, per hektar mencapai 5,7 ton dengan varetas padi sawah lokal Tampeuy. Hasil dengan jumlah 285 ton hanya di simpan di leuit atau lumbung padi untuk cadangan ketahanan pangan, karena P4S Mekarsari ada dilingkungan adat kasepuhan Banten Kidul. Namun demikian P4S ini patut di acungi jempol karena di situasi seperti sekarang ini masih bisa melaksanakan panen padi tanpa terganggu oleh Virus Covid 19 atau biasa disebut Virus Corona. P4S Mekar Sari ini beralamat di Kecamatan Cibeber kabupaten Lebak Banten, yang mana Banten ini termasuk jona merah penyebaran Covid 19.
Selama merebaknya wabah Covid-19, Kementerian Pertanian sendiri tidak henti-hentinya menyerukan cara pengendalian Wabah Covid-19 sesuai protokol yang berlaku. Apandi (08/04/2020)#pertanianmelawancovid-19
Pertanian Tidak Berhenti: Walaupun ada dilingkungan adat kasepuhan Banten Kidul P4S Mekarsari tetap Panen Padi Di tengah Wabah Covid 19





