MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta agar penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian ditingkatkan.
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan keberhasilan pembangunan pertanian tak lepas dari peran semua pihak. SDM Pertanian memberikan kontribusi yang cukup baik dalam mendukung program pembangunan pertanian.
Munculnya penyakit PMK membutuhkan peran semua pihak yang terlibat. BBPSDMP melalui UPT Pelatihan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor, berkontribusi dalam pengembangan SDM Pertanian khususnya terhadap kesiapan petugas Kesehatan hewan dalam pelaksanaan vaksinasi PMK di lapangan. Pelatihan vaksinasi PMK dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 27 – 29 Mei 2022. Pelatihan diselenggarakan secara full online.
Tatap muka menggunakan zoom meeting, dan untuk penugasan ataupun evaluasi lainnya menggunakan ELC (E-Learning Cinagara). Pelatihan secara online membutuhkan tantangan sendiri khususnya dalam hal evaluasi peserta pelatihan. Untuk menjamin efektifitas pelatihan dengan baik, BBPKH menyiapkan serangkaian evaluasi yang juga nantinya diharapkan dapat memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelatihan yang lebih baik lagi ke depannya. Bentuk evaluasi yang diterapkan pada pelatihan vaksinasi PMK ini, selain bentuk evaluasi baku seperti yang tercantum pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 16/Permentan/T.I40/J/02/12 tentang Juklak Monitoring dan Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Pertanian, juga dibuat evaluasi lain yang berupa penugasan yang menggiring motivasi peserta untuk memperkuat persiapan terhadap sarana dan prasarana serta ketenagaan vaksinasi seandainya nanti diperlukan.
Di sesi akhir kegiatan pelatihan juga semua peserta akan mengisi rencana tindak lanjut yang hasil akhirnya memberikan gambaran kesiapan peserta dalam melakukan vaksinasi pmk sesuai dengan kewenangan masing-masing petugas di lapangan. Antusiasme peserta mengikuti pelatihan ini sangat baik sekali, terutama dapat menjaring petugas dokter hewan yang ada di seluruh Indonesia sebanyak 700 dokter hewan yang sudah mendaftar sebagai peserta tutur Dr. Wasis Sarjono, S. Pt, M.Sc selaku kepala BBPKH Cinagara. FE





