MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian Prof. Syahrul Yasin Limpo berharap berbagai upaya dari berbagai pihak baik pusat atupun daerah untuk bersama-sama berupaya dalam tindakan pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku. Menindaklanjuti hal tersebut BPPSDMP Melalui BBPKH Cinagara menyelenggarakan Pelatihan Pengendalian Penyakit Hewan Menular terutama Penyakit Mulut dan Kuku selama 7 hari (tanggal 20 – 26 Juni 2022).
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor. Pelatihan diikuti oleh petugas Kesehatan hewan berjumlah 30 peserta. Pelatihan dilaksanakan secara full offline dengan penerapan tindakan pencegahan penyebaran covid-19 secara optimal baik di asrama atupun di ruang kelas.
Pelaksanaan pelatihan offline diselenggarakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan hewan cinagara bogor. Peserta pelatihan berasal dari dinas pertanian / peternakan yang tersebar di wilayah jawa barat, jawa timur, jawa tengah, lampung dan DIY.

Dalam arahan Bapak kepala balai menyampaikan bahwa petugas Kesehatan hewan sangat berperan penting dalam penyebaran penyakit PMK, ketersediaan jumlah dokter hewan yang memadai di daerah merupakan suatu problematika tersendiri, namun hal ini bukan merupakan penghalang dalam melakukan pengendalian penyakit hewan menular asalkan ada kerjasama yang baik diantara berbagai pihak.
Pembukaan dihadiri oleh Ka. BBPKH Cinagara Dr. Wasis Sarjono, Koordinator Program dan Evaluasi, Koordinator Penyelenggara Pelatihan, widyaiswara dan panita pelaksana. Ka. BBPKH juga menyarankan agar tercipta komunikasi yang baik diantara sesama peserta pelatihan sehingga dapat saling bertukar pengalaman dalam mengatasi penyakit PMK di masing-masing wilayah kerjanya.





