MARGOPOST.COM | Bogor – Seorang butcher dapat diartikan sebagai seorang ahli yang memiliki keahlian khusus dalam memproses daging hewan. Mereka bertanggung jawab dalam melakukan pemotongan, pemisahan, dan pembungkusan daging sesuai dengan kebutuhan pasar maupun pesanan dari pelanggan. Selain itu, seorang butcher juga memiliki kemampuan dalam penggilingan daging serta meracik campuran daging untuk menghasilkan produk olahan seperti sosis atau burger.
Menteri Pertanian Republik Indonesia Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo. SH., M.Si. MH. dalam berbagai kesempatan mengungkapkan “Pemerintah berperan memastikan pangan yang aman dan berkualitas bagi rakyatnya, petani dan peternak memastikan penerapan cara bertani/beternak yang baik, pelaku usaha pengolahan pangan menjamin pangan diproses secara aman, dan masyarakat konsumen memastikan terpenuhi hak-nya dalam memperoleh pangan yang aman, sehat dan bergizi, dengan perannya dalam memilih, menangani dan mengolah pangan dengan cerdas dan benar”, ungkapnya.
Pada kesempatan lain Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Ir, Dedi Nursyamsi, M.Agr. menyampaikan “Peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi hal penting. Karena melalui Sumber Daya Manusia yang berkualitas akan dapat menciptakan inovasi serta terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian yang unggul mampu diciptakan sejak dini melalui peningkatan kempuan teknis dan pelatihan”. Ujarnya.
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara sebagai balai pelatihan di bidang kesehatan hewan senantiasa berperan aktif dalam mensukseskan program Kementerian Pertanian. Salah satu peran penting BBPKH Cinagara yaitu menjamin mutu setiap pelaksanaan pelatihan dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM berbagai profesi baik aparatur maupun non aparatur di Indonesia.
Berkaitan dengan hal tersebut BBPKH Cinagara Bekerjasama dengan Asosiasi Profesional Buther Indonesia, Politeknik Pembangunan Pertanian, perguruan tinggi IPB Jurusan Peternakan, FLPI (Forum Logistik Peternakan Indonesia), Perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri daging seperti supermarket “Giant”, PT. Matahari, Rumah Potong Hewan Pemerintah maupun swasta, Direktorat Kesmavet (Kesehatan Masyarakat Veteriner) DitJen PKH Kementerian Pertanian serta LSP Pertanian dan Peternakan Indonesia, dalam penyelenggaraan kegiatan kerjasama Pelatihan maupun Sertifikasi Profesi Butcher.
Pada hari Senin, 03 Juli 2023 merupakan awal pelaksanaan kegiatan Pelatihan Butcher dan dilanjutkan dengan Sertifikasi Profesi Butcher yang dijadwalkan sejak 03 s.d. 09 Juli 2023. Hadir pada acara pembukaan Kapuslatan Dr. Muhammad Amin, S.Pi., M.Si, Kepala BBPKH Cinagara Dr. Wasis Sarjono, S.Pt., M.Si, Kepala BBPMKP Ciawi Ir. Yusral Tahir, M.Agr, Direktur Polbangtan Bogor Dr. Ir. Syaifuddin Anwar, MP., Direktur PEPI Dr. Muharfiza, S.TP., M.Si., serta Ketua Jurusan Penyuluhan Polbangtan Bogor Dr. Arif Nindyo Kisworo. Selain itu pada kesempatan yang sama, turut hadir Direktur PT. Pragas Gadatama, Ridho Alo, ST., MT serta Direktur Human Capital PT Matahari Putra Prima, Lydia Kurniawan.
Peserta berjumlah 30 orang berasal dari berbagai wilayah kerja lingkup PT. Matahari Putra Prima TBk. Widyaiswara/Fasilitator berasal dari BBPKH Cinagara, Asosiasi Butcher Indonesia, PT. Cianjur Artha Makmur dan Syifa Academy.
Kepala BBPKH Cinagara Dr. Wasis Sarjono, S.Pt., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi di BBPKH Cinagara selain berbasis kesehatan hewan, juga berbasis kompetensi dan terukur. BBPKH Cinagara selalu mengambil momentum yang sangat penting dan terus berupaya meningkatkan serta memperluas kerjasama dengan stakeholder. Sehingga akan sangat strategis apabila momentum pelatihan dijadikan sarana untuk menyamakan persepsi dan menguatkan legalitas preferensi.
Sementara itu Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Dr. Muhammad Amin, S.Pi., M.Si memberikan arahan khususnya kepada peserta “Berlatihlah secara bersungguh-sungguh, menggali ilmu sedalam-dalamnya. Tentunya dengan adanya kesempatan berlatih di BBPKH Cinagara diharapkan memanfaatkan peluang-peluang profesi yang apabila telah mengantongi sertifikasi profesi Butcher sebagai legalitas formal untuk mengembangkan jangkauan profesi baik di dalam maupun di luar negeri”. ungkapnya seraya membuka kegiatan secara resmi. (Humas BBPKH, 03/07/2023)










