MARGOPOST.COM | BOGOR – Kementerian Pertanian terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik dan pelatihan sesuai dengan standar sistem manajemen mutu internasional. Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara, yang berada di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, senantiasa berupaya meningkatkan kualitas layanan pelatihan di bidang kesehatan hewan berstandar internasional. Salah satu langkah penting yang diambil adalah pelaksanaan audit eksternal (Surveillance Audit) untuk memverifikasi kesesuaian implementasi SNI ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu) pada 25-26/03/2025.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan menjaga mutu pelayanan di sektor pertanian. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan positif sektor pertanian dapat berdampak positif bagi sektor lain.
“Kementerian Pertanian terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan pelayanan sesuai standar sistem manajemen mutu. Salah satunya dengan penerapan ISO manajemen mutu yang bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas layanan institusi, fokus pada pelayanan prima, pelayanan berkualitas, dan anti penyuapan” ujar Mentan.
Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti yang kerap disapa Santi ini juga menekankan pentingnya penerapan standar ISO, seperti ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016.
“Penerapan standar ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, integritas, dan mendukung program pembangunan pertanian yang berkelanjutan” tutur Santi.
Audit eksternal (Surveillance Audit) yang dilakukan oleh PT SAI Global ini bertujuan untuk menilai penerapan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 dalam kegiatan operasional BBPKH Cinagara. Selama dua hari, tim auditor PT SAI Global memeriksa seluruh aspek manajemen mutu yang ada, termasuk prosedur pelayanan publik, efektivitas pelatihan kesehatan hewan, serta penerapan prinsip-prinsip sistem manajemen yang terstandarisasi. Proses ini mencakup pengecekan terhadap dokumentasi, wawancara dengan staf dan peserta pelatihan, serta observasi langsung terhadap kegiatan yang berlangsung di BBPKH Cinagara.
Melalui audit internal resertifikasi ISO 9001:2015 ini, BBPKH Cinagara berupaya memastikan bahwa sistem manajemen mutu yang diterapkan telah memenuhi standar internasional dan dapat berfungsi dengan baik dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelatihan kesehatan hewan. Sertifikasi ISO 9001:2015 yang diperoleh sebelumnya menjadi indikator bahwa BBPKH Cinagara telah memenuhi standar kualitas yang tinggi dalam menjalankan operasionalnya.
Kepala BBPKH Cinagara, I Gusti Made Ngurah Kuswandana, menjelaskan, “Audit internal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk selalu meningkatkan mutu layanan kami. Proses ini tidak hanya untuk memastikan bahwa kami tetap memenuhi standar ISO 9001:2015, tetapi juga untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem manajemen mutu kami demi kepuasan peserta pelatihan dan pelayanan publik yang lebih baik.” ujarnya.
Lebih lanjut, Made menyampaikan bahwa resertifikasi ISO 9001:2015 diharapkan dapat memperkuat kredibilitas BBPKH Cinagara sebagai lembaga pelatihan kesehatan hewan yang memiliki komitmen terhadap kualitas. Dengan adanya audit ini, BBPKH Cinagara akan terus memperbaiki dan menyempurnakan program-program pelatihan yang diselenggarakan agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan terkini di bidang kesehatan hewan.
PT SAI Global, sebagai lembaga yang berkompeten dalam memberikan sertifikasi manajemen mutu internasional, memainkan peran penting dalam membantu BBPKH Cinagara menjaga dan meningkatkan kualitas layanan. Tim auditor yang terdiri dari ahli di bidang manajemen mutu melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh aspek sistem manajemen di BBPKH Cinagara.
“Audit internal ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan untuk menjaga dan meningkatkan sistem manajemen mutu. Kami melihat bahwa BBPKH Cinagara telah menjalankan standar yang tinggi dalam pengelolaan layanan dan pelatihan mereka,” ujar Vinka Cantikara, auditor senior PT SAI Global.
Lebih lanjut Vinka mengungkapakan dari hasil audit eksternal yang dilakukan di semua subyek audit, tidak ada temuan baik minor ataupun mayor, hanya saran perbaikan untuk kemajuan kedepannya.
“Dengan tidak ditemukannya temuan major yang bersifat critical maupun temuan minor ini kami merekomendasikan bahwa BBPKH Cinagara mampu mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015,” ungkap Vinka saat memberikan closing statement.








