MARGOPOST.COM | BOGOR – Sebanyak 30 orang siswa Paud Mentari Kecamatan Cigombong, Bogor didampingi 7 orang guru antusias mengikuti kunjungan wisata edukasi pertanian dan peternakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara pada Rabu, (14/05/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk, meningkatkan, serta menarik minat generasi muda Indonesia, khususnya generasi milenial, terhadap sektor pertanian dan peternakan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga kerap menekankan bahwa UPT Pelatihan harus menjadi tempat di mana masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan pertanian yang modern dan relevan.
“UPT Pelatihan memiliki peran penting dalam menyebarkan teknologi pertanian terbaru kepada masyarakat. Tak hanya lewat pelatihan juga dapat melalui demonstrasi teknologi pertanian,” ujar Mentan Amran.
Kepala Badan PPSDMP Idha Widi Arsanti juga menekankan bahwa UPT pelatihan harus menjadi sumber belajar yang menarik dan mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat, tidak hanya petani.
“Agroeduwisata menawarkan pengalaman belajar “sambil berwisata,” yang membuat proses transfer ilmu menjadi lebih menarik dan mudah dipahami karena mengusung metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif,” ujar Santi.
Dalam kunjungan yang berlangsung interaktif dan menyenangkan ini, para siswa diajak berkeliling area BBPKH Cinagara untuk lebih dekat mengenal berbagai jenis hewan ternak seperti kambing, domba, dan sapi. Mereka berkesempatan untuk melihat langsung bagaimana hewan-hewan tersebut dirawat dan dipelihara.
Neneng, guru pendamping mengungkapkan selain mengenal dunia pertanian lebih dekat, kegiatan kunjungan ini dilakukan untuk mengenal dan mengembangkan keterampilan sosial, kepercayaan diri, memperkuat interaksi antarindividu anak-anak, serta mendorong kerjasama kelompok.
Kepala BBPKH Cinagara, I Gst. Made Ngr. Kuswandana menyanyambut baik kegiatan kunjungan agroeduwisata ini. Made berharap dengan program Agroeduwisata ini dapat memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa, menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan potensi sumber daya lokal, serta membuka wawasan mereka tentang peluang dan pentingnya sektor pertanian dan peternakan bagi masa depan bangsa.
“Kegiatan kunjungan wisata edukasi ini merupakan salah satu upaya BBPKH Cinagara dalam mendukung program pemerintah untuk mengenalkan dan memasyarakatkan sektor pertanian dan peternakan kepada generasi muda sejak dini. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mencetak generasi penerus yang peduli dan tertarik untuk berkontribusi dalam memajukan pertanian dan peternakan Indonesia,” pungkas Made.







