Kolaborasi UPT Kementan dan DPW Paravetindo Kalimantan Barat Perkuat Penjaminan Mutu Pelatihan

MARGOPOST.COM | PONTIANAK — Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bekerja sama dengan Dewan Pengurus Wilayah Paramedik Veteriner Indonesia (DPW Paravetindo) Kalimantan Barat Sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesehatan Hewan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan penjaminan mutu layanan kesehatan hewan di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan dilaksanakan di Aula Liberika, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (14/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Peternakan Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, Zulkifli, Plh Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Ketua PDHI Cabang Kalimantan Barat, Ahmad Miko Ariyanto, dan Ketua DWP Paravetindo Kalimantan Barat Sri Wahyuni.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, yang menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas paramedik veteriner sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan hewan di daerah.

“Kesehatan hewan adalah fondasi yang menentukan kualitas dan produktivitas sektor peternakan. Paramedik veteriner memiliki peran vital dalam mendeteksi, menangani, dan mencegah penyakit hewan di lapangan. Karena itu, kami sangat menyambut baik pelaksanaan Bimtek ini sebagai upaya nyata untuk memperkuat kapasitas SDM kesehatan hewan di Kalimantan Barat,” ujar Hero.

Pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta anggota Paravetindo dari enam kabupaten ini berlangsung selama tiga hari dengan total 24 Jam Pelajaran (JP), mencakup teori dan praktikum. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi pembelajaran maupun praktik lapangan.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty menegaskan pentingnya keterampilan paramedik veteriner dalam memperkuat pelayanan kesehatan hewan.

“Paramedik veteriner merupakan garda depan dalam memastikan kesehatan hewan di daerah. Kompetensi yang baik akan berdampak langsung pada penanggulangan penyakit, produktivitas ternak, dan kepercayaan masyarakat. Bimtek ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan tenaga paramedik bekerja dengan standar yang profesional,” jelas Inneke.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Untuk mempercepat swasembada dan ketahanan pangan asal hewan, kita harus memperkuat SDM kesehatan hewan di lapangan. Paramedik veteriner memiliki peran strategis, dan pelatihan seperti ini sangat penting untuk memastikan mereka bekerja dengan standar terbaik,” tegas Menteri Amran.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, turut menekankan pentingnya investasi pada SDM sebagai fondasi pembangunan pertanian dan peternakan.
“Kami mendorong seluruh lembaga pelatihan untuk terus menguatkan kapasitas SDM di sektor peternakan dan kesehatan hewan. Kompetensi yang baik akan melahirkan pelayanan yang berkualitas, adaptif, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BBPKH Cinagara dan DPW Paravetindo Kalimantan Barat sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas SDM kesehatan hewan di provinsi tersebut.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, BBPKH Cinagara memperkuat perannya dalam pengembangan SDM kesehatan hewan nasional sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan hewan di Kalimantan Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *