MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian (Mentan) Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH (SYL) meminta agar penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian ditingkatkan. Selanjutnya Mentan SYL menegaskan bahwa saat ini pihaknya terus mendorong pertanian yang maju, mandiri dan modern. Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan keberhasilan pembangunan pertanian tak lepas dari peran semua pihak. SDM Pertanian memberikan kontribusi yang cukup baik dalam mendukung program pembangunan pertanian. Lebih lanjut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa BPPSDMP berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian. “Itu berati segala sesuatu yang terkait peningkatan kapasitas SDM merupakan tugas BPPSDMP.

Untuk menjawab statemen tersebut BPPSDMP melaui Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara menjalin kerjasama dengan Sekolah Pasca Sarjana, Fakultas Pasca Sarjana, Program Studi Magister Epidemiologi. Ketua Program Studi Magister Epidemiologi Dr. drh. Dwi Sutiningsih, M.Kes, mengatakan Program Kerjasama dalam rangka pelatihan epidemiologi bergelar – berbasis modul pada Program Studi Magister Epidemiologi – Sekolah Pasca Sarjana UNDIP sangat strategis dalam meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan dibidang Epidemiologi. Bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan di BBPKH untuk
melanjutkan ke jenjang S2 jurusan Epidemologi, sudah di setarakan materi pelatihannya dengan 23 SKS sehingga alumni bisa melanjutkan pendidikan S2 cukup dua semester. Selanjutnya Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara mengatakan kerjasama ini akan membuka peluang bagi para lulusan Polbangtan untuk melanjutkan ke jenjang S2 lebih cepat dan berkualitas setelah diawali mengikuti pelatihan Epidemiologi Lapangan di BBPKH. UNDIP dan BBPKH sepakat secara teknis akan terus dimatangkan oleh team BBPKH Cinagara dan Team Pasca Sarjana Program Studi Magister Epidemiologi Sekolah Pasca Sarjana UNDIP.





