Bangun Sinergi Dengan Dunia Pendidikan, UPT Pelatihan Keswan Kementan Siap Berkolaborasi dengan UVBN

MARGOPOST.COM | BOGOR – Sebanyak 87 mahasiswa dan dosen Program Studi Peternakan Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo, Jawa Tengah melaksanakan kunjungan ilmiah ke Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Selasa (06/05/2025).

Kunjungan ini dimaksudkan sebagai srana pembelajaran langsung mengenai dunia Kesehatan hewan secara ril dilapangan yang nantinya dapat membangun dan menambah wawasan mahasiswa.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa UPT Kementan sebagai laboratorium lapangan yang sangat berharga bagi mahasiswa pertanian yang menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung tentang praktik pertanian modern, teknologi terbaru, dan manajemen pertanian yang efektif.

“UPT harus berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian, termasuk mahasiswa. UPT diharapkan dapat menjadi pusat pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi mahasiswa, mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional pertanian yang kompeten,” ujar Mentan Amran

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya regenerasi petani dan keterlibatan generasi muda dalam pertanian. Memfasilitasi mahasiswa untuk belajar langsung di UPT Kementan adalah salah satu cara untuk menarik minat dan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan praktis.

Dalam sambutannya, Kepala Kelompok Program dan Evaluasi BBPKH Cinagara, Apandi, menyampaikan bahwa BBPKH sangat terbuka untuk membangun sinergi dengan dunia pendidikan.

“BBPKH Cinagara membuka kesempatan kerja sama seluas-luasnya, baik dalam bidang pelatihan, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan hewan dan peternakan. Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Apandi.

Ketua Prodi Peternakan UVBN, Sri Sukaryani, mengungkapkan rasa senangnya atas kesempatan ini. Ia berharap kunjungan ini dapat membuka jalan untuk kerja sama lebih lanjut di bidang pendidikan dan pelatihan.

Agenda kunjungan mencakup tour langsung ke fasilitas peternakan, seperti unit Opal, kandang sapi perah, serta kandang kambing dan domba. Mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, bertanya aktif dalam diskusi ilmiah, serta terlibat langsung dalam pengamatan praktik manajemen peternakan.

“Mahasiswa sangat antusias, ini pengalaman nyata yang tidak tergantikan di ruang kuliah,” tutup Sri Sukaryani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *