MARGOPOST.COM | Bogor – BBPKH Cinagara, PPMKP Ciawi, serta Dinas Pertanian Kab Cianjur Jawa Barat telah melaksanakan kerjasama Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani pada tanggal 28-29 Mei 2021 di Rachmat Purnama Farm Sukaresmi Cianjur. Bimtek tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian ( Ir Leli Nurlaeli ), Kepala Dinas pertanian kab Cianjur yg diwakili oleh Kabid Penyuluhan (Ibu yanti SP), Anggota DPR komisi IV (Dr. Ir. Hj Endang S Thohari, DESS.M.Sc), yang membuka acara Bimtek, Kepala PPMKP Ciawi, dan perwakilan dari Dinas Pertanian Kab Cianjur beserta Widyaiswara BBPKH Cinagara.
Dalam sambutannya kepala Pusat Pelatihan Pertanian menyampaikan apresiasi kepada penyuluh pertanian, petani peternak lainnya di Kab Cianjur yang berkesempatan untuk mengikuti kegiatan bimtek.dan beberapa kelompok yang telah mendapat bantuan UPPO. dan bisa mengikuti Bimtek ini dengan penuh semangat. dari beberapa kelompok petani ada yang sudah mendapat bantuan UPPO tahun 2020 sebanyak 1 ekor sapi jantan dan 7 ekor sapi betina.motor roda tiga.mesin uppo.ruang kompos. dsb. peserta yang datang yaitu dari sukanegara 4 orang 2 kelompok
cempaka , sinang barang cidaun, cibinong.kadupandak.cikadu cijati cibeber.
Kurang lebih mereka mendapatkan bantuan 200 juta per kelompok. namun ada beberapa kelompok yangg belum mendapatkan bantuan juga pada kesempatan ini Widyaiswara BBPKH Cinagara yang berperan sebagai narasumber dalam bimtek ini, dengan pemberian materi Pengolahan Limbah Kotoran Ternak menjadi pupuk organik yang disampaikan oleh wilmy rahmah W.SPt.MP, Pemanfaatan limbah pertanian untuk pakan ternak oleh alfetmi setyawati S.Pt.MSi, dan Penanganan Kesehatan Ternak oleh Dr. drh.E.Nia Setiawaty.MP. pemberian materi ini berkolaborasi antara PPMKP.BBPKH dan UPTD dinas Pertanian kab cianjur.sehingga peserta sangat antusias antara teori yang diberikan dan praktek yang dilakukan baik dalam pembuatan pupuk maupun pembuatan silase.
Peserta Bimtek yang berjumlah sebanyak 60 orang sangat antusias dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh widyaiswara, dikarenakan materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi peserta, khususnya bagi pelaku usaha di bidang peternakan dan para petani yang sudah mendapatkan bantuan UPPO dikelompokkan masing-masing.
Bimtek peningkatan kapasitas petani ini sangat strategis dilaksanakan, karena bermanfaat dalam membantu petani peternak khususnya dalam peningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan, terutama bagi kelompok peternak yang sudah mendapatkan bantuan dari UPPO berupa ternak sapi dan peralatannya baik dari Dinas Pertanian maupun dari Komisi IV DPR. Harapan dari narasumber adalah para peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang didapatkan guna meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan juga ternak yang berkualitas agar bisa memanfaatkan limbah yang ada untuk digunakan dan dimanfaatkan semaksimal mungkin.pada kegiatan Bimtek ini (Wilmy Rahmah W)





