MARGOPOST.COM | Kulon Progo – Sangat diyakini bahwa Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) menjadi energi penggerak dan pembaharu di pedesaan yang dapat diandalkan disektor pertanian.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah usaha tani. Ini dapat diwujudkan salah satu dengan mengoptimalkan eksistensi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S)
Oleh sebab itu Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian mendorong UPT Puslatan untuk terus menumbuhkan, mengembangkan dan membina P4S sebagai bentuk pembangunan SDM Pertanian dari wilayah pedesaan guna memperkuat pembangunan pertanian Nasional.
Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si selaku Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor menyemangati penumbuhan P4S diwilayah binaannya salah satunya adalah di Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta. Beliau menegaskan bahwa pembaharuan P4S melalui penumbuhan, pembinaan dan reklasifikasi harus disesuaikan dengan kondisi serta tuntutan pembangunan pertanian saat ini, bahwa pelaku P4S dilakukan oleh kaum milenial dan petani andalan, memiliki inovasi yang aplicable dalam agribisnisnya serta ikhlas menularkan pengalaman keberhasilannya kepada masyarakat disekitarnya.

Pada tanggal 7 dan 8 Februari 2023, Tim BBPKH melakukan identifikasi calon P4S yang akan ditumbuhkan. Kegiatan tersebut diawali berkordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo (Ir. Muh. Aris Nugroho, MMA) beserta jajarannya. Atas nama pemerintah daerah, Beliau berterimakasih dengan program penumbuhan P4S di wilayah kerjanya. Beliau harus tetap menyemangati penumbuhan lembaga P4S guna mendukung peningkatan kapasitas masyarakatnya melalui pelatihan atau dan permagangan dibidang Pertanian.
Kordinasi juga dilakukan terhadap pengurus forum komunikasi P4S Provinsi DI Jogjakarta selaku sekretaris FK P4S Wilayah Jogjakarta (Bapak Poniran) yang didampingi oleh Perwakilan Pengurus Pusat FK P4S Nasional (Bapak Heri Kurniawan dan Ibu Andri).
Berdasarkan hasil identifikasi dan observasi, maka Dayat Hermawan, S.Pt.,M.Si selaku Ketua Tim penumbuhan, pembinaan dan reklasifikasi P4S Provinsi DI Jogjakarta merekomendasikan calon P4S Kabupaten Kulon Progo sebagai berikut :
1. Calon P4S Nyoss dari KWT Melati, di Kretek, Glagah, Temon, Kulon Progo yang diketuai Titin Kusnawati dengan komoditas Pengolahan Hasil Pertanian (Cabe).
2. KWT Putri Manunggal, di Pugiwatu Wetan, Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo oleh Dwi Nurani dengan komoditas: Pengolahan Hasil Pertanian (Bawang Merah).
3. Trajumas di Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo oleh Agustinus Sulistyo dengan komoditas kopi Traju.
4. Gapoktan Tri Manunggal di Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, oleh Saroji dengan komoditas unggulan Kambing Perah & Olahan Susu Kambing.
5. Manggala Adighana Farm di Gendu, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo oleh R. Bambang Subagio komoditas Kambing Perah FE & Pengolahan Susu Kambing.
Kami berharap dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh unsur yang terlibat dan semoga Allah Subhanahuwata’alla senantiasa membimbingnya. (EL)





