MARGOPOST.COM | BOGOR – Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara-Bogor, melatih 128 orang Penyuluh Pertanian Tingkat Ahli dan Terampil dari Provinsi Aceh.
“Kementerian Pertanian memiliki program untuk menjadikan Indonesia lumbung Pangan Dunia tahun 2045. untuk mensukseskan program tersebut salah satunya adalah peran dari Penyuluh Pertanian dalam mendampingi petani di lapangan demi meningkatkan produksi pertanian dan mensejahterakan petani, ” menurut Kepala Bidang Penyelangaraan Pelatihan, Ir. Agus Triyanto, M.Si. Kamis (20/09/2018).
Penyuluh Pertanian sebagai pendidik, memberikan pengetahuan atau cara-cara baru dalam budidaya tanaman agar petani lebih terarah dalam usahataninya. Selain itu penyuluh pertanian berperan dalam meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) di setiap daerah binaanya.
“Dalam meningkatkan hasil petani bisa memanfaatkan bantuan ALSINTAN (alat mesin pertanian) dari pemerintah dimana peran penyuluh memberikan pengetahuan tentang pengunaan Alsintan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam usaha taninya, dapat membimbing dan memotivasi petani agar mau mengubah cara berpikir, cara kerjanya agar timbul keterbukaan dan mau menerima cara-cara bertani baru yang lebih berdaya guna dan berhasil, sehingga tingkat hidupnya lebih sejahtera”, ujar Agus.
“Pelatihan dilaksanakan selama 21 hari dari tanggal 19 september samapai dengan 8 Oktober 2018, peserta berasal Provinsi Aceh, dengan pola latihan 2 minggu di BBPKH dan 1 minggu di lapangan dengan diakhiri ujikompetensi untuk dapat mendapatkan sertifikat Dasar Penyuluh Pertanian”, kata Kepala Seksi Aparatur BBPKH, Tri Wahyu Agus Riyadi, SP.
“Diharapkan setelah mengikuti Pelatihan ini peserta dapat mengaplikasikan di lapangan, membantu petani di daerahnya meningkatkan hasil produksi pertanian untuk mendukung program Pemerintah menjadikan Indonesia lumbung pangan Dunia”, tutupnya.





