MARGOPOST.COM | Bogor – Tugas peningkatan kualitas SDM Pertanian merupakan tugas bersama lintas sector yang perlu diupayakan bersama-sama antara pihak pemerintah, swasta, dan juga masyarakat. Hal ini yang selalu ditekankan oleh Menteri Pertanian, Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., M.H dalam beberapa kesempatan, dimana Mentan menyatakan sudah saatnya pembangunan SDM Pertanian digarap bersama-sama bersama semua stake holder sector pertanian.
Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi yang menyampaikan bahwa, “SDM berkualitas menjadi salah satu faktor pengungkit keberhasilan program yang dijalankan. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas sector.
“Upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM pertanian memerlukan dukungan dan sinergi dari banyak pihak,” kata Dedi.
Mengingat Pentingnya peningkatan kapasitas kompetensi SDM Pertanian, maka Polbangtan Yoma bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Cinagara Bogor melaksanakan kegiatan magang mahasiswa polbangtan YOMA yang bertujuan untuk menambah dan memperdalam pengetahuan, keterampilan dan keahlian kerja terkait dengan penyelesaian tugas akhir yang berfokus pada topik pengolahan hasil ternak dan penanganan, pengobatan serta kesehatan hewan dengan output mahasiswa dapat menentukan komoditas inovasi kajian tugas akhir.
Jumlah mahasiswa yang melaksanakan kegiatan magang ini sebanyak 5 orang mahasiswa dari Jurusan Peternakan Program Studi Penyuluhan Perternakan dan Kesejahteraan hewan. Pelaksanaan Magang mahasiswa YOMA di mulai sejak tanggal 5 September 2022 sampai 4 Oktober 2022. Kegiatan Magang mahasiswa ini dibimbing langsung oleh Widyaiswara BBPKH sesuai kompetensinya masing masing dengan porsi 25 % teori dan 75 % praktek.
Hal ini dimaksudkan agar para peserta magang dapat meningkatkan kemampuan teknis yang belum pernah mereka alami di Kampus. Kegiatan rutin dikandang mereka lakukan setiap hari pada unit sapi perah dan unit kambing domba. Pada unit klinik hewan dilakukan Pengobatan scabies, sterilisasi, dan kastrasi. Kegiatan di Lab KESMAVET mereka melakukan uji boraks Pembuatan pakan silase dengan kombinasi 2 bahan yaitu rumput gajah dan indigofera dan tak lupa pada unit pengolahan hasil ternak dilakukan praktek pembuatan susu pasteurisasi, karamel, yogurt, kefir, sabun susu.
Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan pihak kampus Polbangtan Yoma dengan dosen pembimbing mereka masing yang berkonsultasi dengan pembimbing externak dari BBPKH Cinagara. Akhir dari kegiatan Magang mahasiswa Polbangtan YOMA ini dilakukan presentasi hasil kegiatan magang yang telah mereka lakukan di BBPKH Cinagara.
Harapan para peserta magang Polbangtan YOMA agar kerjasama kegiatan magang seperti ini dapat terus di kembangkan sehingga peningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM pertanian Indonesia lebih Maju, Mandiri dan Modern ( YNW )





