Moeldoko: Jadilah Media yang Konsisten dalam Menentukan Kredibilitas

MARGOPOST.COM | JAKARTA – Pesta Demokrasi dalam Pemilu Serentak 2019 ternyata membawa tantangan tersendiri, yakni maraknya berita hoaks yang bertebaran di media sosial. Media sosial dijadikan sebagai tempat berperang dalam beropini antar personal dalam kelompok politik tertentu. Muncul anggapan, jika menang di dunia media sosial, otomatis akan menang juga di dunia nyata.

Akibatnya, pertumbuhan berita hoaks di Indonesia mengalami peningkatan tajam dari 2016 hingga 2019. Karena itu, mengatasi maraknya berita palsu bukan hanya sekadar persoalan politik, tapi juga bagaimana mengatasi masa depan menuju Indonesia lebih baik.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam talkshow ‘Politik Tanpa Hoaks’ dalam peluncuran lima portal berita regional sekaligus ulang tahun ke-5 Suara.com di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (29/3/2019). Lima portal regional yang diluncurkan kelompok Suara ini yakni Suara Banten, Suara Jabar, Suara Jateng, Suara Jogja, dan Suara Jatim.

Moeldoko menyampaikan bahwa salah tugas menjadi Kepala Staf Kepresidenan antara lain mengelola isu strategis, melakukan komunikasi politik serta memonitor dan mengevaluasi program prioritas nasional.

“Untuk menjalankan tugas-tugas itu, kami perlu menggandeng media sebagai partner untuk menyampaikan informasi kepada publik dengan baik. Misalnya, terkait upaya pemerintah membangun infrastruktur komunikasi dan lain-lain,” papar Moeldoko.

Selanjutnya, Moeldoko memaparkan, saat ini pengguna internet aktif di Indonesia sekitar 143 juta atau 54 persen dari populasi. Sebuah penelitian pada 2018 menyatakan, sekitar 88 persen berita di media sosial berkaitan dengan isu SARA.

“Nah, Jika pikiran dan hati kita terus mendapat asupan berita-berita hoaks setiap hari, maka pikiran kita akan jadi tidak sehat karena membuat kita jadi percaya berita-berita hoaks itu,” jelas Moeldoko.

Panglima TNI 2013-2015 ini juga turut memberikan ucapan selama ulang tahun untuk Suara.com dan memberikan tiga pesan untuk Suara.com.

“Pertama, agar Suara.com dapat menjadi media yang konsisten dalam menentukan kredibilitas sebuah pemberitaan. Kedua, bekerjasama dengan pemerintah untuk memajukan Indonesia menjadi lebih baik dalam melawan hoaks, serta ketiga, memikirkan bagaimana dampak ke depan dalam setiap pemberitaannya,” papar Moeldoko.

Dalam kesempatan ini, Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono menyatakan media harus menjadi verifikator atas banyaknya informasi hoax yang bertebaran di media sosial. “Untuk itulah, Suara.com bekerjasama dengan Google News Lab membuat check fakta untuk menapis informasi yang tidak akurat dan juga hoaks,” ujarnya.

Suwarjono mengakui, saat ini kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan media massa meningkat setelah maraknya hoaks. “Momentum ini menjadi kesempatan media untuk memanfaatkan kepercayaan publik dengan memproduksi informasi yang akurat, berimbang, serta memenuhi kode etik jurnalistik,” ungkapnya.hdr.-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *