Pastikan Pangan ASUH, Kementan dan Pemda Kaltim Perkuat Kompetensi Asisten Pengawas Kesmavet

MARGOPOST.COM | KALIMANTAN TIMUR – Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur sukses melaksanakan Pelatihan Asisten Pengawas Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) mulai 10–14 November 2025.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Asisten Pengawas Kesmavet di Kalimantan Timur semakin siap dalam menjalankan tugas pengawasan produk hewan di unit usaha, sehingga dapat memperkuat jaminan produk hewan yang ASUH bagi masyarakat serta berperan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan asal hewan di Indonesia.

Pelatihan digelar di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Provinsi Kalimantan Timur dan diikuti oleh 20 orang Asisten Pengawas Kesmavet dari berbagai dinas kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.

Penyelenggaraan pelatihan ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang terus menekankan pentingnya penguatan SDM sektor peternakan dan kesehatan hewan sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Pangan asal hewan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kita tidak boleh main-main dalam hal mutu dan keamanannya. SDM kita harus tangguh, cepat, dan mampu bekerja dengan standar tinggi untuk memastikan Indonesia mampu mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.”

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga memberikan penekanan bahwa seluruh unit pelatihan di bawah BPPSDMP harus terus memperluas perannya dalam mencetak tenaga profesional di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

“Peningkatan kompetensi SDM adalah investasi jangka panjang, dan kita harus pastikan hasil dari pelatihan” kata Santi

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan dan turut dihadiri Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty, Sekretaris Dinas Fadli S, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dyah Anggraini, Ihyan Nizam, Rosmelati Situmeang, dan Tri Ida Kartini.

Dalam sambutannya, Fahmi menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM pengawas Kesmavet merupakan pilar penting dalam memastikan keamanan dan mutu produk hewan yang beredar di masyarakat.

“Kita membutuhkan SDM pengawas yang benar-benar terlatih, kompeten, dan mampu menerapkan standar pengawasan secara konsisten di lapangan. Kaltim terus berkomitmen memperkuat pengawasan produk hewan demi melindungi kesehatan masyarakat dan menjamin kualitas pangan asal hewan,” ungkap Fahmi.

“Kita harus hadir dan mampu memastikan keturunan kita mendapat asupan gizi yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), asisten kesmavet adalah garda terdepan untuk mendukung program pemerintahan, program sebagus apapun tidak akan berhasil jika tidak diaplikasikan.” imbuhnya.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi Asisten Pengawas Kesmavet yang akan berdampak langsung pada kualitas pengawasan produk hewan di daerah.

“Pengawas yang kompeten adalah garda terdepan dalam menjamin produk hewan yang ASUH. SDM yang kuat akan menghasilkan sistem pengawasan yang kuat, dan ini menjadi fondasi penting menuju kemandirian pangan asal hewan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *