MARGOPOST.COM | Bogor – Program dan kegaitan Utama Kementrian pertanian Mencanangkan Kostratani sebagai program utama kementrian pertanian dengan peran kostratani salah satunya sebagai pusat data dan Informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan.
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) – Cinagara diberikan penugasan sebagai penanggung jawab program dan kegiatan utama dan juga pendamping program kostratani, pada wilayah yang telah tentukan untuk fokus sesuai tugas peranan yang akan dilakukan, dengan memantapkan kolaborasi aksi, dimana kostratani sebagai pusat gerakan pembangunan pertanian, dan sebagai pusat data juga informasi pembangunan pertanian yang dimulai dari tingkat kecamatan. Maka untuk mencapai program tersebut diperlukan strategi, dengan memperhatiakn masa pandemi vocid-19 yang mengoptimalkan sistim 4.0.
Memang untuk memulai itu diperlukan dorongan yang kuat, karena masih belum mengetahui tingkat keberhasilan dari suatu program yang dijalankan, namun melihat literatur yang ada bahwa kegiatan dapat dilakukan dengan pemanfaatan sistim dalam jaringan (Daring) yang tentu akan mengfesienkan dan juga mengefektipkan pada suatu proses kegiatan suatu program yang akan dilaksanakan.

Program kostratani yang menjadi target optimasilasi adalah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai pusat data dan informasi pertanian dengan salah satu indikator adanya database data pangan strategis yang terkonek ke Agriculture War Room (AWR) yang ada di Kantor Pusat kementrian pertanian Jakarta. Selain data dan Informasi Kostratani yang berkedudukan di BPP harus menjalankan peran dan fungsi lainya dimana tujuan dari pembangunan pertanian yaitu meningkatkan produksi pangan dan petaninya sejahtera. Banyak metode yang dilakukan agar program kostratani ini tercapai sesuai dengan yang ditargetkan. Berdasarkan sumberdaya pendukung baik dari BPP itu sendiri maupun dari kementrian Pertanian, tentu apapun programnya sumber daya manusia yang harus disiapkan kompetensinya, BBPKH Cinagara sebagai Lembaga pelatihan tentunya memberikan dukungan dengan kegiatan pelatihan sebagai jargonnya.
Adapun program peningkatan kompetensi penyuluh pertanian dan juga pelaku pertanian lainnya, yang dilakukan harus adaptif terhadap informasi teknologi (IT) agar pertanian yang kita impikan yaitu pertanian modern, maju dan berdaya saing semakin dekat untuk mewujudkannya. Program peningkatan kapasitas penyuluh pertanian untuk mengoptimalkan potensi dan meminimalkan hambatan transfer teknologi pertanian kepada penyuluh dan pelaku pertanian lainnya yang dilakukan hendaknya sesuai untuk mencapai target yang telah direncanakan, maka pelatihan yang dilakukan harus menerapkan dan memanfaat teknologi dalam jaringan (daring) dimana akan menembus batas ruang dan waktu sehingga akan lebih efektif dan efesien. Jenis-jenis kegiatan untuk transfer teknologi pertanian yang dilakuakan BBPKH Cinagara, ialah ; 1) e- leraning, 2) Continues Training Program atau CTP, 3) WENING atau Wednesday Free Training, 4) Webinar, 5) Bertani On Cloud atau BOC.
Semua kegiatan diatas sasaran pesertanya adalah penyuluh pertanian dan pelaku peratanian lainnya, tentunnya judul atau tema nya disesuaikan dengan upadate keilmuan saat ini juga memenuhi kebutuhan sasaran peserta yang ada pada koridor program kementrian pertanian yaitu kostratani sebagai pusat pembangunan pertanian. Sedangkan polanya semunya daring, teknisnya mulai dari seminar sampai dengan fasilitasi Learniang System Manajemen (LMS) diamana pada pembelajarannya ada tatap muka melaui meeting online, video demontrasi sampai penugasan mandiri. pada setiap kegaitan tentu kami melakukan evaluasi terhadap efektifitas nya, dari hasil testimony dan respon peserta menyatakan sangat bermanfaat dan membantu untuk menujang pekerjaan dan pengembangan karir. Hal ini tentu berdampak langsung bagi organisasi dimana iya berkiprah, lembaga atau instansi penyuluh pertanian adalah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan BPP tersebut adalah sasasaran program kostratani. sudah seyogyanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan BBPKH mendukung program kostratani. Taufik (21/10/2020)





