PERTANIAN TIDAK BERHENTI: TAK GENTAR WABAH COVID 19, PENYULUH DAN POKTAN BAYAH LEBAK BANTEN MELAKSANAKAN PANEN PADI

MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian (Mentan) Bapak Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan“ Negara dalam keadaan tidak biasa. Negara butuh sebuah langkah dimana rakyat yang 267 juta, ke empat terbesar didunia, tercukupi pangannya. Untuk itu kita harus hadir mengawalnya, untuk memastikan pangan tersedia dengan baik “ ucap Mentan.

Kemudian Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Bapak Prof. Dr. pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi demi mencegah kelangkaan pangan akibat COVID-19. Salah satu yang menjadi prioritas saat ini adalah memastikan setiap aktivitas produksi dari hulu hingga hilir di sektor pertanian bakal terus berjalan tiada henti demi menjamin ketersediaan pangan selama pandemi. Selanjutnya Dedi Nursamsi mengatakan ‘’para penyuluh tetap harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen dan pemprosesannya berjalan dengan baik, jangan sampai ada pangan yang tertahan”.

Panen seluas 183 ha yang  dilaksanakan oleh kelompok tani Bayah Barat dengan di dampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan bernama Siti Mardiah SP sedang gembira menyambut panennya, bergotong royong bahu membahu melaksanakn panen dengan peralatan yang sederhana berupa sabit atau arit.

Kebiasaan masyarakat Bayah Lebak Banten walaupun di areal yang cukup luas, tetap melaksanakn penen nya dengan sabit atau arit. Ini merupakan kearifan lokal yang dipertahankan oleh masyarakat setempat.

Pada saat ini kelompok tani yang melaksanakan panen ialah Poktan Mukti Tani dan Poktan Mitra Mandiri. Walaupun ada di pedalaman Bayah, hasil panen padi nya berkisar 8 hingga 10 to per Ha. Hasil yang sangat menggebirakan ini berkat bimbingan dan arahan PPL Siti Mardiah yang selalu ada di lapangan saat dibutuhkan petani, meskipun saat ini negara kita diserang wabah Covid-19 tetapi petani tetap semangat tanam, semangat olah dan semangat panen, Ini membuktikan pertanian tidak berhenti, terangnya.

Berdasarkan pengakuan dari PPL, Poktan ini sangat disiplin dalam pengelolaan sawahnya mulai dari olah tanah, olah tanam hingga panen, mangkanya hasilnya cukup tinggi. Penjualan hasil panen masih sekitar Bayah dan Sukabuimi. Ini menandakan bahwa pokta ini telah ikut berperan secara aktif dalam hal ketersediaan pangan di daerah Bayah Lebak Banten.
(Apandi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *