MARGOPOST.COM | Bogor – Dalam rangka mendukung program utama kementerian pertanian pengembangan Komando Strategi Pembangunan Pertanian tingkat kecamatan (KOSTRATANI), ketersediaan sumber daya manusia pertanian yang terampil dan profesional sangat diperlukan pemberdayaan sesuai dengan bidang keilmuannya, agar program KOSTRATANI ini berjalan dengan baik dan sesuai target. Berdasarkan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mengoptimalkan sektor prtanian kedepan, maka BBPKH cinagara tetap merencakan untuk melaksanakan pelatihan teknis Informasi Teknologi secara online berbasis web untuk Penyuluh Pendamping KOSTRATANI.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Pertanian bertransformasi dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern dan era industri 4.0 yang memiliki ciri penggunaan teknologi informasi dan internet bagi para pelaku usaha pertanian. Pelaksanaan pelatihan Informasi Teknologi (IT) bagi penyuluh dalam mendukung program kostratani dirancang dengan sistem online dengan harapan para penyuluh pertanian sadar teknologi di era industri 4.0 dimana pandemi Covid-19 yang semakin meluas dan entah akan berakhir sampai kapan. Pelatihan online akan dilaksanakan pada tanggal 28 sampai dengan 30 April 2020 dengan peserta dari wilayah pendampingan kostratani yaitu Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar. “30 peserta yang kami rekrut dari wilayah Cibandar (Ciamis Banjar dan Pangandaran) merupakan penyuluh pendamping yang menjamin ketersediaan pangan untuk masyarakat Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani sesuai arahan Menteri Pertanian RI” Ungkap Wisnu Wasisa Putra, Kepala BBPKH Cinagara.
Pelatihan IT bagi penyuluh dalam mendukung KOSTRATANI yang dilaksanakan selama 3 hari ini menggunakan teknologi video conference dengan aplikasi zoom cloud meeting juga web melalui moodle di link www.elearningbbpkh.com untuk pembelajaran menggunakan live chat, share materi pembelajaran dan penugasan serta evaluasi penyelenggaraan pelatihan. Selain widyaiswara internal BBPKH Cinagara, fasilitator dari Pusat Data Informasi (PUSDATIN) dan Pusat Penyuluhan Pertanian (PUSLUHTAN) lingkup BPPSDMP yang berkompeten dibidang IT khususnya pertanian juga memberikan materi pembelajaran.
Materi yang disampaikan dalam pembelajaran online ini sesuai dengan petunjuk pelaksana pelatihan teknologi pertanian berdasarkan keputusanmenteri pertanian RI Nomor 41/Kpts/SM.120/I/11/2019 disesuaikan dengan kebutuhan para penyuluh dilapangan dalam mendukung program utama dan program aksi BPPSDMP kementerian pertanian. “Pertanian merupakan garda terdepan pencegahan infeksi covid-19 oleh karena itu diharapkan pelatihan ini dapat membuka wawasan penyuluh pertanian pendamping untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern”, Tutup Dedi Nursyamsi, Kepala BPPSDMP. (NL.24/04/20)
#pertanianmelawancovid-19





