MARGOPOST.COM | Bogor – Dalam rangka memperingati hari rabies sedunia, BBPKH Cinagara menggelar World Rabies Day Fair 2018. Salah satu kegiatannya adalah vaksinasi rabies gratis. Vaksinasi ini ditujukan pada hewan peliharaan pembawa rabies seperti anjing dan kucing. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kab. Bogor dan PT. Romindo Primavetcom.
Syarat hewan yang divaksinasi rabies harus sehat. Setelah divaksinasi rabies, hewan tidak boleh dimandikan selama 2 minggu, sebaiknya dikandangkan, dan diberi makan lebih banyak karena terkadang ada hewan yang mengalami demam pasca vaksinasi.
Dalam sambutannya Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dr. Andriko Noto Susanto, SP.MP (29/09/2018), World Rabies Day Fair 2018 yang di selenggarakan BBPKH Cinagara Bogor ini merupakan sarana untuk edukasi pengetahuan dini kepada masyarakat, dilaksanakan secara gratis dan masyarakat yang mau ikut andil dalam acara ini diajak untuk sadar akan Rabies sejak dini.

“BBPKH sebagai Balai Pelatihan Kesehatan Hewan satu – satu nya di Indonesia ikut berpartisipasi dalam peringatan hari rabies dengan mengadakan kegitan seminar gratis, bertempat di Aula Rajawali BBPKH tanggal 29 September 2018, dengan mengundang pemateri, Direktur Kesehatan Hewan diwakili drh. Pujiatmoko, Ph.D, drh. Setyo Widodo (drh praktisi – PDHI Jabar 2) Dadang Saepudin ( ketua Perkumpulan Olah raga Buru Babi Jakarta),” kata Wisnu.
Peserta berasal dari berbagai lokasi, hal ini dikarenakan panitia Vaksinasi gratis BBPKH Cinagara Bogor, membuka pendaftaran melalui form online yang di share ke grup media sosial,
Hewan yang sudah di vaksin akan diberi tanda telah divaksinasi sehingga memudahkan dalam pemantauan petugas vaksinasi serta diberikan surat tanda vaksinasi dari petugas ujar drh. Ristaqul Husna Belgania (Divisi Reproduksi BBPKH Cinagara). 29/09/2018.
“Diharapkan kegiatan seperti ini terus di adakan demi memberi pengetahuan, ilmu dan edukasi terhadap masyarakat luas, agar memahami tentang penyakit hewan dan pencegahannya terutama hewan peliharaan,” tutupnya.





