MARGOPOST.COM | CINAGARA — Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas SDM kesehatan hewan di daerah dengan menyelenggarakan Pelatihan Teknis Kesehatan Hewan, Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BBPKH Cinagara dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Musi Banyuasin.
Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan calon Paramedik Veteriner yang akan disertifikasi. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis para tenaga kesehatan hewan daerah, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan hewan yang profesional, responsif, serta berstandar nasional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai fondasi utama penguatan sektor peternakan.
“Tenaga paramedik veteriner memegang peran strategis dalam menjaga kesehatan hewan di lapangan. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta mampu memberikan layanan kesehatan hewan yang prima bagi masyarakat,” ujar Inneke.
Pelatihan ini mencakup materi teknis mengenai kesehatan hewan, prinsip penanganan kasus di lapangan, pemahaman penyakit hewan menular, serta peningkatan kemampuan diagnostik dasar. Selain teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung untuk memastikan kompetensi yang holistik sesuai standar sertifikasi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut memberikan arahan terkait pentingnya SDM yang kompeten dalam mendukung ketahanan pangan asal hewan.
“Jika ingin peternakan maju, maka SDM-nya harus kuat. Tenaga paramedik veteriner adalah tulang punggung pelayanan kesehatan hewan. Ini bagian penting untuk memastikan ternak sehat, produksi meningkat, dan kesejahteraan peternak terjaga,” tegas Mentan Amran.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, yang menekankan bahwa peningkatan kapasitas SDM adalah prioritas utama pembangunan pertanian dan peternakan.
“Penguatan SDM merupakan kunci percepatan pembangunan sektor pertanian, termasuk peternakan. Dengan pelatihan, kami ingin memastikan bahwa tenaga paramedik veteriner di daerah memiliki kemampuan sesuai standar kompetensi nasional dan siap menjawab tantangan di lapangan,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BBPKH Cinagara berharap dapat terus berperan aktif dalam memperkuat kualitas SDM kesehatan hewan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Musi Banyuasin, sehingga layanan kesehatan hewan semakin optimal dalam mendukung pembangunan peternakan nasional.







