MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong peran sumber daya manusia (SDM) yang unggul, professional dan adaptif. Beliau menyatakan semua SDM terkait harus berperan serta dalam pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku. Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa petugas Kesehatan hewan merupakan salah satu ujung tombak di lapangan yang berhadapan langsung dengan peternak. SDM Pertanian inilah yang memiliki peran utama pada kegiatan vaksinasi PMK. BBPKH Cinagara sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, mempunyai tugas menghasilkan SDM yang berkualitas, bekerjasama dengan Balai Veteriner Lampung dalam penyelenggaraan pelatihan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi petugas Kesehatan hewan se-Provinsi Lampung. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 28 Juni 2022 yang diselenggarakan di Balai Veteriner Lampung yang berlokasi di jl. Untung Suropati No.2, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton,
Kota Bandar Lampung, Lampung.

Peserta pelatihan berjumlah 30 orang yang merupakan perwakilan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur, Dinas Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Lampung Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat, Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus, Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulang Bawang, Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang Barat, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Way Kanan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Veteriner Lampung, Bapak drh. Hasan Abdullah Sanyata dan didampingi oleh Kepala Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktek mengenai pengenalan ternak layak vaksin, pelaporan tindakan vaksinasi melalui isikhnas, manajemen rantai dingin vaksin, panduan melaksanakan vaksinasi PMK, serta disposal dan desinfeksi. Narasumber berasal dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor dan Balai Veteriner Lampung. Kegiatan pelatihan vaksinasi PMK ini dikomando oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, sedangkan BBPKH Cinagara sebagai pelaksana senantiasa memberikan dukungan sepenuhnya, tutur Kepala BBPKH Cinagara, Bapak Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si.






