MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian (Mentan) Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH (SYL) meminta agar penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian ditingkatkan. Selanjutnya Mentan SYL menegaskan bahwa saat ini pihaknya terus mendorong pertanian yang maju, mandiri dan modern. Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan keberhasilan pembangunan pertanian tak lepas dari peran semua pihak. SDM Pertanian memberikan kontribusi yang cukup baik dalam mendukung program pembangunan pertanian. Lebih lanjut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa BPPSDMP berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian. “Itu berati segala sesuatu yang terkait peningkatan kapasitas SDM merupakan tugas BPPSDMP.

Untuk menjawab statemen tersebut BPPSDMP melalui Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara menjalin kerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian Saree Aceh, Kepala Sekolah SMK PP Saree Aceh Muhammad Amin, SP, MP, mengatakan Program Kerjasama dalam rangka peningkatan kapasitas siswa SMK PP sangat strategis dalam meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan dibidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet (JULEHA). Selain itu di Era globalisasi dengan segala implikasinya menjadi salah satu pemicu cepatnya perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam penyediaan tenaga kerja trampil pada dunia kerja. Dalam hal ini dunia pendidikan.
Selanjutnya Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara mengatakan kerjasama ini akan membuka peluang bukan hanya bagi lulusan SMK PP tetapi juga peningkatan kurikulum Merdeka Belajar berbasis kepada SKKNI sehingga para Siswa dapat di bekali dengan sertifikasi yang sesuai di bidangnya. semangat Merdeka Belajar yang berfokus pada penguatan SDM serta mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia profesional. Program ini diharapkan menjadi penggerak bagi SMK di Indonesia agar meningkatkan kualitas hasil belajar siswa yang sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri (DUDI) atau dunia kerja.









