MARGOPOST.COM | Bogor – Kementerian Pertanian senantiasa mendukung penumbuhan wirausahawan baru yang handal khususnya di sektor Pertanian. Karena wirausaha di bidang pertanian berperan penting untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan. Peningkatan jumlah wirausaha di bidang pertanian merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Dalam menggerakkan usaha bisnisnya dalam lingkup basis perkebunan, peternakan, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Mulai dari subsistem hulu hingga hilir.
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. pada sebuah kesempatan menuturkan ”Selain pentingnya tekad yang kuat dalam berwirausaha, juga jangan menjadi manusia yang biasa-biasa saja dan selalu berpikir bagaimana kita dapat berpikir dari sudut pandang yang lain sehingga berbeda dengan kebanyakan orang atau out of the box” tutur Mentan.
“Kami dulu jual ikan, jual beras dan bahkan tidur di masjid. Kalau mau sukses hari ini, harus berkeringat dulu, kalau mau gagal silakan hura-hura,” imbuh Mentan.
Sejalan dengan Menteri Pertanian Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, (BPPSDMP), Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr., menyampaikan, “Tugas kita adalah mencari, mencetak, dan menghasilkan wirausaha yang profesional, mandiri dan berdaya saing, serta berjiwa enterpreneur yang tinggi. Itu pentingnya kita melakukan pelatihan wirausaha pertanian,” jelas Dedi.
Lima belas hari menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam berwirausaha, Prajurit dan PNS lingkup TNI menyelesaikan Pelatihan Pembekalan Keterampilan Wirausaha Terpadu Gelombang II. Acara penutupan pada hari Jum’at, 17 November 2023, dihadiri oleh Kepala Balai Besar pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara beserta jajaran dan para Paban Spers TNI beserta jajaran.
Dalam sambutannya Kepala BBPKH Cinagara Dr. Wasis Sarjono, S.Pt., M.Si. menyampaikan “Selama lima belas hari pelatihan, kegiatan berjalan dengan baik walaupun ada kekurangan yang tentunya menjadi evaluasi kami untuk perbaikan pelayanan dimasa yang akan datang,” ujar Wasis.
“Tentunya pelatihan selama lima belas hari sangat penting untuk menambah wawasan peserta dan juga sebagai bahan pertimbangan atau acuan untuk pengambilan keputusan. Dalam hal ini BBPKH siap mendampingi baik dalam membangun jejaring maupun bimbingan lanjutan bila diperlukan. Terima kasih kami ucapkan atas segala dukungan, tali kasih serta kerjasama yang semoga akan berlangsung pada tahun-tahun berikutnya,” imbuhnya.
Paban V/Sahlur Spers TNI Kolonel Laut (P) Hery Winarno, SE., CHRMP. menyampaikan sambutan Kepala Aspers Pangliman TNI “Terima kasih kepada peserta yang telah melaksanakan tugas belajar dengan baik. Semoga ilmu yang didapat, mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena salah satu manfaat dalam berwirausaha adalah menciptakan lapangan kerja serta membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Tak lupa kami ucapkan terima kasih tak terhingga kepada Kepala BBPKH Cinagara, Widyaiswara serta panitia yang bertugas atas berlangsungnya kegiatan ini dengan baik,” ungkapnya seraya menutup kegiatan secara resmi. [Humas BBPKH, 17/11/2023].











