BBPSDMP BERSAMA DINAS PERTERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN SEMARANG MELAKSANAKAN SERTIFIKASI KOMPETENSI JULEHA SANTRI GAYENG NUSANTARA

MARGOPOST.COM | Bogor – Kementan RI terus memastikan bahwa ketersediaan pangan harus memiliki kualitas yang memenuhi standar, salah satunya adalah pangan harus Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) terutama untuk pangan hasil peternakan. Selain jenis daging, cara penyembelihan juga menjadi unsur penting dalam menentukan kehalalan daging hasil ternak. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengatakan bahwa sumber daya manusia pertanian harus terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. “Pertanian harus terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Salah satu parameter melalui sertifikasi, momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,“ ujar SYL. Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, mengatakan sumber daya menusia pertanian merupakan titik awal untuk kemajuan Pertanian Indonesia dan BPPSDMP menjadi garda terdepan dalam peningkatan kapasitas SDM Pertanian, salah satunya dibuktikan melalui sertifikasi. Mendukung program tersebut Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor elalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) BBPKH Cinagara bekerjasama dengan Dinas Pertanian Semarang Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) pada tanggal 15 – 17 Juni 2022 yang diikuti oleh 40 orang santri pondok pesantren Gayeng Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Bertempat di BPSDM Bidang Veteriner Gedung B Kompleks Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Jalan Jend. Gatiot Soebroto, Tarubudaya Ungaran. Pembukaan Sertifikasi Juru Sembelih Halal dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin , yang dihadiri oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Drs. Imam Maskur, M.Si, Ketua Baznas Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, Sekertaris Disnakkeswan Prov. Jawa Tengah Ir. Ignasius Hariyanta Nugraha. M.Si.,Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Ir. Agus Wariyanto, S.IP., M.M. dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara yang diwakili oleh Kordinator Program dan Evaluasi Apandi, S.TP., M.Sc. Pada kesempatan pembukaan tersebu Wakil Gubernur mengharapakan untuk mendukung program pemerintah yang telah dilaksanakan yaitu wisata halal di Provinsi Jawa Tengah diharapkan para santri gayeng yang telah mengikuti pelatihan juru sembelih halal dan akan disertifikasi ini sebagai kepanjangan tangan pemerintah khususnya pemerintahan Provinsi Jawa Tengah. Untuk mendukung dan menyukseskan wisata halal melalui penyediaan pangan halal hukusnya hewani ujarnya. “ Pelatihan Juru Sembelih Halal ini selain sebagai untuk mendukung program pemerintah tersebut disiapkan juga untuk membantu di RPH – RPH sebagai penjamin mutu penyembelihan halal hewan qurban”, ujar Ignatius Sekdisnakkeswan Jawa Tengah. Pada kesempatan lain Apandi, S.TP., M.Sc mengungkapkan “Penyiapan Juleha penting untuk memberikan kepastian halal atas hewan kurban pada masyarakat. Bahwa daging kurban yang dibagikan dan dikonsumsi telah memenuhi syariat halal dalam penyembelihan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *