Belum Ada Calon Presiden yang Berani Daftar ke KPU

DKI Jakarta, Politik2,574 views

MARGOPOST.COM | JAKARTA – Riuh suara para pendukung partai politik, belum terlihat di gedung Komisi Pemilihan Umum atau KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa 7 Agustus 2018.

Hingga hari ke empat dibukanya pendaftaran calon presiden dan wakil presiden sejak 4 Agustus 2018, per hari ini tak ada satupun pasangan atau partai politik mengajukan jagoan yang akan diusungnya.

Pantauan VIVA, puluhan aparat keamanan sudah berjaga, tenda tempat menampung pendukung sudah berdiri, meja tempat pendaftaran berkain ulos pun telah siap menyambut tamu yang rencannya diantar menjadi calon presiden dan wakilnya.

Situasi kantor KPU, seluruh kesibukannya itu justru diisi para awak media televisi yang hilir mudik menyiapkan alat siaran langsung, manakala calon presiden dan wakil presiden mendaftar.

“Ini kita mondar – mandir aja. Pasang alat sana – sini, calonnya belum ada,” kata Ivan Maulana salah satu kru televisi.

Sebelumnya, Komisioner KPU, Ilham Saputra menyarankan kepada partai koalisi sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan pihaknya.

Konsultasi dimaksudkan terkait, apa – apa saja yang mesti dibawa saat waktu pendaftaran. Ketika mendaftar, ia berharap, calon presiden dan wakilnya sudah siap dengan dokumen dan segala lampiran persyaratan lainnya yang diminta.

“Kami siapkan waktu untuk menerangkan mana yang perlu diurus,” ujar Komisioner KPU, Ilham Saputra di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Senin 6 Agustus 2018.

ACTA Deklarasi Dukung Abdul Somad Jadi Cawapres Prabowo
Dua nama calon presiden disebut – sebut sebagai kandidat yakni Jokowi dan Prabowo Subianto. Jokowi yang merupakan inkumben didukung enam partai yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Sementara itu, penantangnya, Prabowo, rencananya diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional.

Kedua kubu itu, hampir dua minggu belakangan ini mengadakan pertemuan terkait penjajakan koalisi dan menetukan calon wakil presiden.

Di kubu Jokowi, Sekjen PPP Asrul Sani menyarankan, agar pendaftaran dilakukan di hari terakhir, yakni Jumat 10 Agustus 2018
“Tadi malam, memang para sekjen menyampaikan, ‘Pak daftarnya itu hari Jumat saja’, itu usulannya. Kalau enggak salah itu Jumat Pahing. Itu hari baik, hari Jumat itu,” kata Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 1 Agustus 2018.

Tak mau kalah. Kubu Prabowo juga ingin mendaftar di hari yang sama. Mereka masih menimbang dua nama yakni Agus Harimurti Yudhoyono atau rekomendasi nama dari rekomendasi salah satu nama rekomendasi ijtima ulama.

“Ya, pokoknya dua nama sedang kita seriusi, sedang kita hitung, sedang kita godok,” kata Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 6 Agustus 2018.(Viva).//PUT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *