MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian, Bapak Prof. Syahrul Yasin Limpo Mengatakan SDM pertanian kompeten dibarengi dengan pemanfaatan teknologi dan kerjasama yang kuat adalah penentu produktivitas dalam upaya peningkatan daya saing pertanian Indonesia. Senada dengan yang disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPDSMP), Dedi Nursyamsi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan kunci penting
kemajuan pertanian Indonesia Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/Permentan/OT.140/1/2010 tentang Persyaratan Unit Penanganan Daging (Meat Cutting Plant).
BBPKH Cinagara sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, mempunyai tugas menghasilkan SDM yang
berkualitas dengan tuntutan kebutuhan pasar kerja atau dunia usaha dan industri (DUDI) maka perlu adanya hubungan timbal balik baik antara pihak DUDI dengan lembaga pendidikan dan pelatihan, baik
pendidikan formal dan informal.
Tujuan Pelatihan Butcher adalah sebagai berikut Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kompetensi kerja petugas butcher dalam hal bidang pemotongan daging (Butcher), Menyebarluaskan informasi dan inovasi teknologi tepat guna dalam hal butcher di setiap RPH, unit pengolah daging (meat cutting plant) dan meat shop, Meningkatkan pengetahuan para petugas butcher tentang proses pemotongan; jenis potongan daging sesuai dengan aspek topografi daging maupun aspek hygiene dan sanitasi, Meningkatkan penerapan jaminan daging yang ASUH dan meningkatkan nilai tambah. Penyelenggaraan Pelatihan Butcher dilaksanakan dari tanggal 26 s.d 30 September 2022 yang bertempat kegiatan dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara – Bogor dan Praktek Lapang dilaksanakan di PT. Pramana Pangan Utama Bogor Jawa Barat.
Peserta Pelatihan Sebanyak 31 peserta, terdiri dari Provinsi Sulawesi Selatan 18 Orang, Provinsi Kalimatan Tengah 2 Orang, Provinsi Jawa Barat 5 Orang, Provinsi Banten 4 Orang, Provinsi Jawa Tengah 1 Orang, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 1 Orang. Materi pelatihan terdiri dari 32 Jam pelajaran yaitu Kelompok Dasar 2 JP berisikan Motivasi Berprestasi Kelompok inti 28 JP terdiri dari Menerapkan K3LK; Jaminan Keamanan Mutu Produk; Higiene Sanitasi, Mengoperasikan Berbagai Jenis Pisau, Mengemas Produk, Melakukan Penyimpanan Produk, Mengurangi Wastage, Memotong Daging, Display Produk, Mengoperasikan Minceer, Vacum Pack, Membuat Bakso. Kelompok Penunjang 1 JP Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi Butcher, Kewirausahaan (Butcher) dan Evaluasi dan Menyusun Rencana Tindak Lanjut.







