MARGOPOST.COM | SEMBAWA — Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bersama Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa melaksanakan Pelatihan Inseminasi Buatan (IB) Mandiri Tahun 2025 yang berlangsung l Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kompetensi petugas lapangan dalam layanan reproduksi ternak, sekaligus mendukung program peningkatan produktivitas peternakan nasional.
Pelatihan dibuka secara langsung oleh Kepala BPTU-HPT Sembawa, Muhammad Imron, didampingi tim widyaiswara dan penjamin mutu dari BBPKH Cinagara Euis Nia Setiawaty, serta jajaran pimpinan BPTU-HPT Sembawa.
Pelatihan ini diikuti oleh 27 peserta dari lima provinsi, yaitu Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (2); Kabupaten Kuantan Singingi, Riau (3); Kabupaten Rokan Hulu dan Indragiri Hilir, Riau (6); Kabupaten Batanghari, Jambi (1); Sumatera Selatan (13); serta Bandar Lampung (2). Keragaman asal peserta ini menunjukkan tingginya kebutuhan daerah terhadap peningkatan kemampuan teknis petugas IB.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus mendorong seluruh unit pelaksana teknis untuk terus bersinergi menghadirkan pelatihan yang berdampak langsung bagi Masyarakat.
“Inseminasi Buatan adalah salah satu kunci strategis dalam peningkatan populasi dan produktivitas ternak. Penguatan kapasitas petugas lapangan melalui pelatihan seperti ini merupakan langkah penting dalam mempercepat swasembada protein hewani” ujarnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi SDM secara berkelanjutan.
“SDM yang kompeten adalah fondasi kemajuan sektor peternakan. Melalui pelatihan IB, diharapkan peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh secara profesional di lapangan. BPPSDMP akan terus mendorong kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan kapasitas aparatur maupun petani-peternak,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, menyampaikan komitmen BBPKH dalam memperkuat kualitas pelatihan reproduksi ternak.
“BBPKH Cinagara siap mendukung penyediaan SDM yang unggul melalui pelatihan yang aplikatif, terukur, dan sesuai kebutuhan daerah. Kolaborasi dengan BPTU-HPT Sembawa ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan inseminasi buatan di lapangan. Kami berharap peserta dapat membawa perubahan positif setelah kembali ke daerah masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPTU-HPT Sembawa, Dr. Muhammad Imron, menegaskan bahwa pelatihan IB ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan tiap tahun, disertai peningkatan fasilitas sarana dan prasarana pelatihan. Hal ini dilakukan untuk memastikan peserta mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif dan siap diterapkan di lapangan.
Dengan pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan layanan IB mandiri di daerah masing-masing, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan populasi ternak dan penguatan ketahanan pangan hewani nasional. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama untuk membangun SDM peternakan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.






