Gencar Tingkatkan Kapasitas SDM Pertanian, Kementan Perluas Jejaring Kerjasama di Bidang Keswan dan Kesmavet

MARGOPOST.COM | Bogor – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian sebagai bagian dari Kementerian Pertanian mempunyai peran penting dalam pengembangan SDM Pertanian. Pengembangan kapasitas SDM Pertanian menjadi salah satu tugas pokok dalam pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) diberbagai kesempatan meminta agar penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian terus ditingkatkan agar selalu terupdate masalah terkini.

“Sumber daya manusia (SDM) pertanian merupakan otak penggerak pertanian di Indonesia, karenanya peningkatan SDM pertanian perlu terus ditingkatkan”, ungkap Mentan.

Beliau mengapresiasi upaya yang telah dilakukan BPPSDMP terkait peningkatan kualitas sdm pertanian mulai dari pendidikan dan pelatihan, aparatur maupun non aparatur.

Hal ini dikuatkan oleh pernyataan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi yang mengatakan “Keberhasilan pembangunan pertanian tak lepas dari peran semua pihak. SDM Pertanian memberikan kontribusi yang cukup baik dalam mendukung program pembangunan pertanian. Dalam mewujudkan hal tersebut BBPSDMP menekankan kepada UPT Pelatihan untuk berperan aktif dalam mewujudkan perannya selaku penyelenggara pelatihan yang secara langsung terjun dalam meningkatkan kapasitas SDM Pertanian”. Jelas Dedi.

Pada hari Selasa, 02 Mei 2023 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Brebes melakukan Kunjungan Kerja di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor dalam rangka kerjasama pelatihan khususnya peningkatan SDM di Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner. Hadir pada kesempatan ini yaitu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes drh. Ismu Subroto, M.Si didampingi oleh Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet serta Ketua Tim Penerangan Kodim 0713 dan Pengawas Mutu Hasil Pertanian.

Kepala BBBPKH Cinagara Bogor Dr. Wasis Sarjono, S,Pt., M.Si. pada kesempatan yang sama didampingi oleh Kepala Bagian Umum, Kordinator dan Sub Koordinator serta Widyaiswara Divisi Kesmavet. Dalam sambutannya Kepala BBPKH Cinagara menjelaskan bahwa BBPKH Cinagara memiliki kekhususan dalam konteks core business kesehatan hewan tetapi didukung oleh instalasi produksi sebagai wahana untuk berkiprahnya kesehatan hewan dengan baik.

Dalam dua tahun berjalan BBPKH Cinagara berbenah betul terkait instalasi maupun sapras yang bisa mendukung nilai representatif bagi peserta. Selain itu BBPKH Cinagara melaksanakan tugas dari Kementerian Pertanian dalam menjawab tantangan-tantangan yang bersifat spesial. Sebagaimana tahun lalu terkait Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku, BBPKH Cinagara telah melatih tidak kurang dari 20.000 SDM baik online maupun offline lingkup Kementerian Pertanian maupun lintas Kementerian termasuk TNI dan POLRI.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa kebutuhan legalitas formal khusunya Sertifikat Kompetensi Profesi SDM Pertanian khususnya Juru Sembelih Halal sangat dibutuhkan untuk mendukung program pemerintah maupun dalam mempersiapkan program satu Desa satu Juleha, sehingga pada tahun 2024 target SDM Juleha di Kabupaten Brebes diharapkan seluruhnya sudah mengantongi sertifikat kompetensi yang diakui di tingkat Nasional maupun Internasional.

Kepala Dinas PKH Kabupaten Brebes berharap terjalinnya kerjasama pelatihan maupun sertifikasi kompetensi dengan BBPKH Cinagara Bogor selaku UPT Penjamin Mutu khususnya profesi Juru Sembelih Halal maupun di Bidang Keswan dan Kesmavet.

Menjawab harapan Kepala Dinas PKH Kabupaten Brebes, Kepala BBPKH Cinagara menyambut baik dan mewujudkan harapan kerjasama peningkatan SDM Pertanian melalui mekanisme PNBP. Karena BBPKH Cinagara tidak pernah berhenti dan terus bergerak untuk membangun kerjasama dalam konteks dalam meningkatkan manfaat kepada masyarakat serta mendukung program Kementerian Pertanian.

Kunjungan Kerja Dinas PKH Kabupaten Brebes di BBPKH Cinagara, menghasilkan kesepakatan Kerjasama Pelatihan Juru Sembelih Halal yang akan dilaksanakan pada Bulan Juni 2023. Selain itu pula akan dirancang kegiatan Sertifikasi Kompetensi Profesi Bidang Pertanian, serta kerjasama lainnya di Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner termasuk kegiatan TOT Juru Sembelih Halal dan melatih peserta milenial yang juga diharapkan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. (Humas BBPKH, 02/05/2023).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *