MARGOPOST.COM | Kota Depok – Keamanan pangan merupakan hak setiap konsumen. Pemerintah berkewajiban menjamin keamanan pangan dalam seluruh rantai pangan, mulai dari peternakan hingga meja makan (from farm to table). Pemerintah pusat maupun daerah mempunyai tanggung jawab untuk memastikan produk hewan yang dilalulintaskan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
Menteri Pertanian Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH., pada berbagai kesempatan menyampaikan bahwa “Pertanian merupakan sektor yang terbukti menjadi penyumbang terbesar untuk pemulihan ekonomi nasional, tak terkecuali dalam mencukupi kebutuhan protein hewani”. Ujar Mentan.
Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), juga menyampaikan “Pemenuhan kebutuhan pangan 273 juta penduduk Indonesia merupakan tanggung jawab Kementan. Jaminan ketersediaan dan Keamanan pangan merupakan salah satu pilar yang menjadi fokus perhatian Kementan” ujar Dedi.
Dalam upaya peningkatan jaminan keamanan pangan asal hewan, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Syamsul Ma’arif, M. Si., dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor Dr. Wasis Sarjono, S.Pt. M.Si., menyelenggaranan Pelatihan Petugas Kesehatan Masyarakat Veteriner pada tanggal 31 Juli s. d 04 Agustus 2023 di Hotel Bumi Wiyata Depok. Pelatihan diikuti oleh 40 peserta dokter hewan dari Provinsi, dan Kabupaten/Kota di Indonesia.
Selama pelatihan, dokter hewan ditingkatkan kompetensinya dalam melakukan pengawasan terhadap pangan asal hewan di berbagai unit produk pangan asal hewan. Selain materi peserta diberi keterampilan melakukan praktik langsung pengawasan kesmavet sebagai Pengawas Kesmavet, dengan melakukan komunikasi, wawancara, observasi, dan pembinaan kepada unit usaha terkait penerapan jaminan keamanan pangan kepada konsumen di unit usaha pangan asal hewan.
Praktik Pengawasan Kesmavet dilakukan pada hari Kamis tanggal 03 Agustus 2023, peserta dibagi 5 kelompok dan melakukan pengawasan kesmavet di 5 tempat yaitu RPHR Tapos Kota Depok, PT. Matahari Putra Prima Tbk., Pesona Square Depok, PT. Sreeya Sewu Indonesia Tbk. Depok, PT. Agro Boga Utama Depok, PT. Raja Boga Food Depok.
Setiap unit usaha pangan asal hewan yang menjadi tempat praktik peserta sangat kooperasif dan memberikan informasi yang baik. Seluruh peserta bersyukur mengikuti rangkaian pelatihan, dengan dibekali praktik melakukan pengawasan di unit produksi pangan asal hewan, peserta menjadi lebih terampil dan meningkat kapasitanya. [HK-04/08/2023].









