Kementan Tingkatkan SDM PKb Menuju Produktivitas Ternak yang Lebih Optimal

MARGOPOST.COM | LEMBANG – Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bersama Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang membuka Pelatihan Pemeriksa Kebuntingan (PKb) Swadaya Angkatan II sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi SDM peternakan dalam mendukung keberhasilan reproduksi ternak nasional.

Kegiatan yang berlangsung dari tangal 10 – 24 November 2025 ini ini dibuka secara resmi oleh Kepala BIB Lembang, Gungun Gunara, didampingi tim widyaiswara dan penjamin mutu dari BBPKH Cinagara serta unsur pimpinan BIB Lembang termasuk Kepala Bagian Umum dan Ketua Panitia.

Dalam sambutannya, Kepala BIB Lembang Gungun Gunara menyampaikan bahwa pemeriksaan kebuntingan merupakan keterampilan kunci dalam memastikan keberhasilan program inseminasi buatan.

“Kemampuan PKb yang akurat akan menentukan keberlanjutan produksi ternak. Kami berharap pelatihan ini melahirkan tenaga yang kompeten, terampil, dan mampu mempercepat peningkatan populasi sapi di berbagai daerah,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 21 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri dari KPBS Pangalengan (2), Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong (1), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Laut (3 orang), Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu (4), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Banggai (3), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali (2), UPTD Perbibitan Ternak Provinsi Sulawesi Tengah (2), Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banggai Laut (1), Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banggai Kepulauan (1), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu (1), serta Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur (1). Kehadiran peserta dari berbagai daerah ini mencerminkan tingginya kebutuhan peningkatan keterampilan pemeriksa kebuntingan sebagai bagian dari upaya memperkuat produktivitas ternak.

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, dalam kesempatan terpisah menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas SDM bidang reproduksi ternak.

“Pemeriksaan kebuntingan tidak hanya soal teknik, tetapi juga pemahaman menyeluruh tentang manajemen reproduksi. SDM yang kompeten akan mampu meningkatkan angka kebuntingan dan menekan kegagalan inseminasi buatan. Ini adalah investasi penting untuk memperkuat fondasi peternakan nasional,” ungkapnya.

Pelaksanaan pelatihan ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang menekankan pentingnya peningkatan SDM untuk mendukung ketahanan pangan asal hewan.

Mentan Amran dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa “Peningkatan populasi dan produktivitas ternak harus didukung oleh SDM yang terlatih. Keberhasilan inseminasi buatan dan reproduksi ternak sangat ditentukan oleh kemampuan teknis petugas di lapangan. Kementan mendorong pelatihan seperti PKb ini untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.”

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa pelatihan teknis seperti pemeriksaan kebuntingan merupakan bagian dari strategi pengembangan SDM pertanian yang berkelanjutan.

“SDM adalah faktor penentu dalam keberhasilan program-program peternakan. Kami memastikan bahwa setiap pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan dan menghasilkan tenaga yang langsung siap diterjunkan,” ungkapnya.

Pelatihan PKb Swadaya Angkatan II ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga pemeriksa kebuntingan yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung peningkatan produktivitas ternak di daerah masing-masing, sekaligus berkontribusi pada upaya nasional dalam memperkuat swasembada pangan asal hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *