KEMENTEAN MELALUI BBPKH CINAGARA PEMBINAAN DEMPLOT TATALAKSANA BUDIDAYA TERNAK DOMBA DI BOGOR

MARGOPOST.COM | Bogor – Usaha peternakan domba pada umumnya  masih bersifat usaha sampingan, hal ini sangat disayangkan karena usaha ternak domba peluangnya masih terbuka lebar dan sangat menguntungkan. Pada tahun 2018 populasi domba menurut Badan Statistika (BPS) masih belum memadai  bila dibanding kebutuhan konsumsi yang disetarakan dengan jumlah penduduk Indonesia. Kondisi ini  menyebabkan harga daging Domba stabil dan setiap tahunnya mengalami kenaikan harga. Dalam dunia peternakan domba,  aktivitas budidaya/ perbibitan  ini merupakan jantung perekonomian dari para peternak, memang ada yang mengambil segmen pembibitan  untuk kelas domba biasa dan ada juga yang lebih fokus kepada pembibitan untuk segmen kelas menengah ke atas.

Terkait dengan peningkatan  pengetahuan , keterampilan dan sikap para peternak domba, maka pada hari Kamis  tanggal 22 Oktober  2020 , Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Bogor telah melaksanakan Kegiatan Pembinaan  Demplot  dan  Kursus Tani Tata Laksana Domba bertempat di Kelompok Tani Harapan Maju ,  Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong  Kabupaten Bogor . Kursus Tani tersebut dibuka dan ditutup oleh Kepala  UPT  Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor ( Bapak Dedi, S.Pt ),  sedangkan sebagai narasumber dalam diskusi tata laksana budidaya Domba , disampaikan oleh drh Euis Nia Setiawati, MP ( Widyaiswara BBPKH Cinagara-Bogor), dan diikuti oleh 40  orang peternak domba yang merupakan anggota kelompok Tani Ternak Harapan Maju dan Kelompok Tani Ternak Al-Hidayah  di wilayah  Kecamatan Cigombong .

Tujuan Kursus Tani ini adalah yang pertama menjalin silaturahmi (net working) antara Peternak, Dinas Perikanan dan Peternakan Kab. Bogor dan instansi terkait ( salah satunya BBPKH Cinagara Bogor). Kedua, menggali permasalahan agribisnis peternakan domba serta mencari alternatif solusinya, ketiga  diharapkan akan terbangun  sistem komunikasi diantara peternak domba agar usaha peternakan domba di wilayah Bogor  lebih berkembang sesuai dengan yang dicanangkan.

Beternak Domba ditinjau darii  aspek   ekonomi   banyak   keuntungan yang dapat diperoleh, apabila dikelola secara intensif, sehingga akan memberikan tambahan penghasilan yang berarti bagi pemeliharanya.  Permintaan dagingnya  banyak  dipasaran,  selain itu  kotorannya juga dapat dimanfaatkan    sebagai    pupuk kandang yang sangat penting artinya bagi  usaha  pertanian  di  pedesaan.   Dalam upaya   meningkatkan    produksi ternak    domba    ada    beberapa    cara yang    harus    dilakukan     diantaranya dengan   meningkatkan     kualitas   dan kuantitas performa domba. Pada kegiatan Pembinaan dan Kursus Tani tersebut disampaikan  teknik tata laksana beternak domba agar supaya mendapatkan hasil yang optimal. Pengertian beternak bukan saja dalam hal pemeliharaan, melainkan tujuan akhir yang muaranya pada keuntungan melalui  penerapan manajemen yang mempengaruhi faktor faktor produksi dan memadukan teknologi.

Demikian informasi  ini disampaikan , semoga memotivasi  para peternak guna meningkatnya pengetahuan, keterampilan dan keterampilan,  sehingga  rencana  pengembangan populasi Domba di kelompok Tani  dapat  tercapai  dengan optimal , dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan Peternak.( drh E Nia Setiawati, MP- 26/10/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *