MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian Prof. Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian saat ini harus memenuhi tantangan. “Tantanganutama pertanian adalah memenuhi kebutuhan panganseluruh masyarakat. Untuk mendukung hal itu, semua potensi harus dimaksimalkan, termasuk penggunaan teknologi serta memaksimalkan program-program Kementan,” katanya.
Terpisah Kepala Badan Penyuluhandan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menjelaskan jika hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM pertanian. “Mengapa penting? Karena SDM adalah faktor pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas. Jika ingin produktivitas meningkat, berarti tingkatkan dahulu kualitas SDM-nya,” tutur Dedi.
BBPKH sebagai UPT dari BPPSDMP dengan tugas danfungsi menyelengarakan peningkatan kompetensi bagi aparatur bidang pertanian khususnya sdm peternakan, melaksanakan pelatihan Dasar Fungsional Paremedik Veteriner dan tujuan dari penyelenggaraan Pelatihan adalah ; pertama menyamakan persepsi terhadap tugas dan fungsi, organisasi, tata kerja dan tata hubungan kerja Paramedik Veteriner; dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap sebagai tenaga Paramedik Veteriner.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 05 sampai dengan 18 Juni 2022. Dengan materi inti menitik beratkan keterpilan teknis kesehatan hewan dan kesmavet dan aturan dalam pelaksanaaan tugas sebagai paramedik veteriner, degan metode pembelajaran orang dewasa atau andragogy.
Pada Dalam Penutupan pelatihan Kepala BBPKH Cinagara, Dr. Wasis, menyampaikan pesan kepada peserta pelatihan agar ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus di improvisasi dengan kondisi yang dihadapi dilapang, saling mengisi dengan insan pertanian lainnya untuk kepentingan para peternak dan Negara yang tercinta.






