Kementerian Pertanian Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Halal Melalui Trainer Off Trainer

MARGOPOST.COM | Bogor – Kementerian Pertanian terus meningkatkan pengawasan teknis kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner guna memastikan hewan yang disembelih memenuhi persyaratan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) bagi masyarakat.

Proses penyembelihan hewan harus memenuhi dua aspek, yakni aspek kehalalan dan aspek kesejahteraan hewan yang sejalan dengan persyaratan prinsip dasar penyembelihan, sehingga peran juru sembelih menjadi sangat penting agar memenuhi persyaratan syariat Islam.

Dalam rangka menjamin daging ASUH di seluruh Indonesia, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bekerja sama dengan PT. Kayama melakukan pelatihan Trainer Of Trainer (TOT) Juru Sembelih Halal kepada 44 juru sembelih. Peserta merupakan alumni Pelatihan Juleha dan telah mengikuti uji sertifikasi kompetensi Juleha. Pelatihan TOT Juleha dilaksanakan dari tanggal 20 s. d 26 Juni 2022 di BBPKH Cinagara dari berbagai wilayah untuk menjadi Trainer Juleha di seluruh Indonesia.

Kepala BBPSDMP Bapak Prof DR Ir Dedi Nursyamsi M.Agr saat membuka pelatihan mengajak kita semua bekerja keras untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional ditengah terpaan musibah yang menandai munculnya krisis pangan Dunia.

“Kondisi dinamika regional dan internasional tersebut menjadi tantangan dan potensi yang harus digarap untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dan pangsa pasar internasional”, tutur Dedi.

“Pangan yang dibutuhkan manusia adalah pangan yang berkualitas memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh dan Halal serta tentunya thoyib. Pangan asal hewan berupa daging, terpenuhi aspek halal dan thoyib sangat ditentukan dengan proses penyembelihan yang memenuhi kaidah syariat Islam dan standar SKKNI peyembelihan halal” Lanjut Dedi.

“Peningkatan Kapasitas SDM penyembelih halal penting terus dilakukan, sehingga dapat memastihan hasil sembelihan di seluruh Rumah Potong Hewan menghasilkan sembelihan yang halal” Tutur Dedi

“TOT Juleha yang dilaksanakan BBPKH Cinagara dan PT Kayama ini diharapkan dapat menghasilkan Trainer profesional yang akan melakukan akselerasi Pelatihan Juleha di seluruh Indonesia” Tutup Dedi.

Kepala BBPKH Cinagara Dr. Wasis Sarjono, M. Si. menambahkan, semoga dengan lahirnya Trainer Juleha sebanyak 44 peserta nantinya, mampu mendukung pembangunan pertanian Indonesia menuju Pertanian maju mandiri modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *