MARGOPOST.COM | Sukabumi – Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Cilangkap Sub-1 Cikembar Sukabumi Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Tematik Peternakan Petani Millenial dengan tema Sukses Beternak Puyuh mengupas tuntas wirausaha puyuh dari hulu – on farm – hilir – pasca panen pada tanggal 1 dan 2 Oktober 2019. Dengan peserta berjumlah 37 orang dengan _range_ umur antara 19 hingga 39 tahun, diharapkan melalui pekatihan ini dapat menimbulkan jiwa wirausaha petani milenial menaruh minat untuk menjadi peternak burung puyuh.
“Hingga saat ini permintaan pasar pada telur puyuh adalah sebanyak 16,5 juta butir/minggu sedangkan peternak baru bisa memasok telur puyuh sebanyaj 3,5 juta butir/minggu. Ada slot yang belum terisi sebanyaj 13 juta butir/minggu. Hal ini menandakan bahwa prospek budidaya telur puyuh di indonesia sangat menjanjikan” Ujar Slamet Wuryadi SP., MP., Ketua P4S Cilangkap, Senin (01/10/2019).
Kabupaten Sukabumi sebagai Kabupaten terluas kedua di indonesia memiliki potensi yang besar, namun sayang sekali belum punya ikon pangan yang melekat dengan nama sukabumi. Slamet berharap melalui Merk Burung Puyuh Slamet Quail Farm ini menjadi titik kebangkitan untuk membuat ikon pangan di Kabupaten Sukabumi “Melalui Pelatihan ini Pelatihan Milenial yang telah dilatih dapat menjadi Bibit Peternak Puyuh yang handal,” Tambah Slamet.
Bank Mandiri Cabang Kabupaten Sukabumi yang melihat potensi besar dari wirausaha burung puyuh ini ingin turut berpartisipasi dalam mencetak peternak millenial dengan cara mendukung secara finansial “Tidak ada alasan bagi peserta untuk tidak berternak puyuh setelah pelatihan ini. Ilmu peternakan sudah diberi dari BBPKH Cinagara dan P4S Cilangkap, jika setelah pelatihan tidak punya modal, maka bank mandiri akan siap mensupport”. Ujar Gunawan, Kepala Cabang Bank Mandiri Wilayah Sukabumi.
“Kami ingin melihat para peternak milenial ini 2-3 tahun kedepan menjadi peternak yang sukses, bahkan harus bisa melebihi pak slamet”. Tambah Gunawan.
“BBPKH Cinagara Bogor mengapresiasi usaha yang telah dilakukan P4S Cilangkap yang telah banyak melatih dan mencetak peternak puyuh hingga ribuan jumlahnya” Ujar drh. Wisnu Wasisa Putra, MP Kepala BBPKH Cinagara. “Melalui kolaborasi tiga instansi, BBPKH Cinagara, P4S Cilangkap, dan Bank Mandiri. Mari bersama-sama menjadikan puyuh sebagai ikon baru pangan di Kabupaten Sukabumi melalui tangan petani muda milenial” Tutur Wisnu.









