Membangun UPJA di Kota Semarang

MARGOPOST.COM | Semarang – Faktor pendukung keberhasilan swasembada pangan, salah satunya membangun sumber daya manusia pertanian dari berbagai tingkat mulai pimpinan pemerintahan sebagai pengambil kebijakan dan regulasi sampai pelaku utama yaitu petani.
“Peran kelembagaan Usaha Pelayana Jasa Alsintan (UPJA) terus dioptimalkan karena mempunyai peranan strategis dalam tata kelola alat mesin pertanian sesuai peruntukan dan termanfaatkan dengan tepat sehingga untuk mewujudkan swasembada pangan dapat tercapai. Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan BBPKH Cinagara mengadakan Bintek Alsintan di Kota Semarang bersama Dinas Pertanian,”menurut Kepala BBPKH, drh. Wisnu Wasisa, MP, Selasa (23/10/2018).

“Bimtek Alsintan (Alat Mesin Pertanian) di Kota Semarang dilakukan pada tanggal 23 Oktober 2018 bertempat di BPP Mijen, peserta bimtek berjumlah 30 orang yang berasal dari upja, calon upja, penyuluh dan babinsa. Materi bimtek Kebijakan Pengelolaan Alsintan, Kelembagaan UPJA, Tata Kelola Alsintan, Praktek dan Perawatan TR2 dari Quick serta Praktek dan Perawatan Transplanter dari tim Yanmar,” ujar Wisnu
“Arahan dan motivasi agar UPJA di kota semarang harus meningkatkan kompetensi teknis mengoperasionalkan dan perawatan alsintan serta manajerial sehingga kelasifikasi UPJA dapat meningkat dari pemula menjadi profesional. Tindak lanjut dari Bintek mendorong UPJA dan calon UPJA mempunyai oprator alsintan yang kompeten dan perbaikan manajemen lebih baik,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *