Pastikan Pelayanan Prima Sesuai Standar, UPT Kementan Latih Petugas Puskeswan Lombok Tengah

MARGOPOST.COM | BOGOR, — Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara resmi membuka Pelatihan Pelayanan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Angkatan 10, yang merupakan kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah. Pelatihan ini diikuti oleh 11 peserta yang bertugas dalam layanan kesehatan hewan di wilayah tersebut.

Pelatihan Pelayanan Puskeswan Angkatan 10 ini merupakan bentuk komitmen BBPKH Cinagara dalam meningkatkan kemampuan petugas yang berhubungan langsung dengan kesehatan hewan di lapangan, khususnya mereka yang bertugas di pusat-pusat kesehatan hewan. Dengan peran Puskeswan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan hewan, peningkatan kompetensi petugas menjadi hal yang sangat krusial.

Pembukaan pelatihan dilaksanakan secara langsung oleh Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty Senin (24/11/2025), yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan kesehatan hewan di tingkat lapangan.

“Puskeswan adalah ujung tombak layanan kesehatan hewan. Petugas yang bekerja di dalamnya harus memiliki kompetensi yang kuat, tidak hanya dalam teknis medis, tetapi juga dalam pelayanan kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM kesehatan hewan di daerah,” ujar Inneke.

Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh Kapoksi Penyelenggaraan Pelatihan, Wilmy Rahmah Wirondas, yang menegaskan bahwa kerja sama dengan daerah merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan hewan secara nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan hewan menjadi faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Penguatan sektor kesehatan hewan dimulai dari petugas yang bekerja langsung di lapangan. Melalui pelatihan para petugas dapat memastikan layanan kesehatan hewan berjalan optimal, sehingga produktivitas dan kesehatan ternak masyarakat dapat terus meningkat,” ungkap Mentan Amran.

Terkait hal tersebut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga menekankan komitmen pemerintah dalam memperkuat kompetensi tenaga kesehatan hewan di berbagai daerah.

“Petugas Puskeswan berperan besar dalam mendukung kesehatan hewan dan kesejahteraan peternak. Melalui program pelatihan, kami berharap kemampuan teknis dan kualitas layanan mereka semakin meningkat, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan,” ujar Santi.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan hewan yang lebih profesional, responsif, dan sesuai standar, sehingga dapat mendukung upaya peningkatan kesehatan dan produktivitas ternak di Kabupaten Lombok Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *