MARGOPOST.COM | Indragiri Hilir – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) telah sukses menyelenggarakan pelatihan “Penyiapan Tenaga Kompeten Brigade Pangan” di Desa Benteng, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir.
Acara pembukaan pelatihan ini dilakukan secara langsung oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, I Gusti Made Ngurah Kuswandana.
Pelatihan intensif ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, dan ditutup pada Jum’at (23/05/2025), dan diikuti oleh 30 peserta dari dua brigade pangan yang aktif di wilayah tersebut, yaitu Brigade Pangan Benteng Muda dan Kharisma Bersatu.
Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan selain diberikan dukungan berupa alat dan mesin pertanian, serta akses ke benih unggul, pupuk, dan pestisida Brigade Pangan juga diberikan pelatihan guna meningkatkan keterampilan pengoprasian alsintan dan manajemen keuangan.
“Program ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan nasional tetapi juga menciptakan ekosistem agribisnis modern yang memberdayakan generasi muda,” ujar Mentan Amran.
Salah satu kunci sukses peningkatan produksi pangan menurut Mentan Amran adalah pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan pemanfaatan alsintan, dapat membantu mempercepat proses pengolahan tanah, penanaman, hingga panen, dengan demikian penting adanya pelatihan operator alsintan bagi setiap angota brigade pangan.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Bapak I Gusti Made Ngurah Kuswandana menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Pertanian, khususnya melalui BPPSDMP, untuk menjawab kebutuhan akan tenaga-tenaga yang terampil dan kompeten di sektor pertanian.
“Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para anggota brigade pangan dengan kemampuan yang mumpuni dalam pengoperasian alat dan mesin pertanian (alsintan), serta meningkatkan pemahaman mereka tentang manajemen pengelolaan brigade pangan yang baik dan efisien,” jelasnya.
Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, para peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk mengoptimalkan kinerja brigade pangan masing-masing. Hal ini penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian, efisiensi kerja, dan pada akhirnya, berkontribusi pada ketahanan pangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Hal senada diungkapkan Kepala Badan PPSDMP Idha Widi Arsanti yang menjelaskan dalam rangka meningkatkan kompetensi petani pengelola Brigade Pangan dalam mengoptimalkan kinerja alat dan mesin pertanian, maka Kementan melalui BPPSDMP melaksanakan rangkaian kegiatan peningkatan kapabilitas SDM Pertanian yaitu Pelatihan bagi Brigade Pangan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengelola Brigade Pangan dalam mengoperasikan TR2 dan TR4 untuk mengoptimalkan olah tanah di wilayah kerja BP dan menyusun laporan usaha tani serta penyisihan pendapatan untuk biaya penyusutan Alsintan,” terang Santi.









