MARGOPOST.COM | CINAGARA – Industri pangan terus berkembang dan menuntut profesionalisme, termasuk dalam penanganan daging. Untuk menjamin kualitas dan kompetensi tenaga kerja, sertifikasi profesi butcher kini jadi perhatian utama. Sertifikasi ini memastikan setiap butcher punya pengetahuan dan keterampilan sesuai standar industri.
Profesi butcher atau juru potong daging menuntut keahlian teknis, ketelitian, serta pemahaman soal higienitas, keamanan pangan, dan pemanfaatan karkas secara optimal.
Sebanyak 37 butcher disertifikasi oleh Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bekerja sama dengan PT Matahari Putra Prima Tbk., Rabu (11/06/2025). Kegiatan dibuka oleh Ketua Kelompok Sertifikasi Kompetensi dan Akreditasi Pelatihan LSP Pertanian, Eka Herissuparman.
Hadir Ketua Kelompok Penyelenggaraan Pelatihan Wilmy Rahmah Wirondas, CEO dan Commercial Development GM PT Matahari Putra Prima Tbk. Michael Abimanyu, Kepala TUK Farissa Romadhiyati, serta jajaran pimpinan BBPKH.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya sertifikasi sebagai strategi peningkatan daya saing tenaga kerja di sektor pertanian.
“Sertifikasi bukan sekadar pengakuan formal, tapi bukti keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan tenaga kerja tersertifikasi, produktivitas dan kualitas pertanian nasional bisa ditingkatkan,” ujar Mentan Amran.
Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti, juga menyampaikan bahwa legalitas kompetensi sangat dibutuhkan saat ini.
“Kemahiran perlu ditegaskan lewat pengakuan resmi. Sertifikasi adalah bukti profesionalisme di bidang tertentu,” kata Santi.
Ketua Kelompok Sertifikasi Kompetensi dan Akreditasi Pelatihan LSP Pertanian Eka Herissuparman menyampaikan bahwa sertifikasi ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing butcher secara global.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari penyiapan tenaga kerja profesional dan tersertifikasi yang diakui industri, baik lokal maupun internasional,” ujarnya. Ia juga berharap jenjang kompetensi butcher bisa terus ditingkatkan, dari junior hingga master butcher.
CEO PT Matahari Putra Prima Tbk., Michael Abimanyu menambahkan, profesi butcher memegang peran penting dalam rantai pasok protein hewani, terutama dalam menjamin mutu dan keamanan pangan.
“Sertifikasi bukan hanya soal teknis potong daging, tapi juga pemahaman soal higienitas dan sanitasi. Teman-teman harus tahu betul soal kebersihan dan ketelitian,” ujarnya.
Michael berharap para peserta makin memahami kualitas daging, teknik pemotongan, dan bagian-bagian karkas secara menyeluruh. Hal ini akan mendukung profesionalisme dan peningkatan jenjang karier mereka.








