Toxoplasma dapat Ditularkan Melalui Telur, Daging dan Susu Mentah

MARGOPOST.COM | Bogor – Selama ini toxoplasma hanya menjadi momok mengerikan pada pecinta kucing karena anggapan bahwa hanya melalui kucinglah parasit toxoplasma bisa berpindah pada manusia. Tidak sepenuhnya salah memang, namun ternyata toxoplasma bisa menginfeksi manusia melalui cara lain.
Toxoplasmosis disebabkan oleh parasit bernama lengkap Toxoplasma gondii yang bisa menginfeksi hewan peliharaan dan manusia. Untuk melengkapi siklus hidupnya, parasit ini memerlukan 2 induk semang : kucing sebagai induk semang utama dan makhluk berdarah panas lainnya sebagai induk semang kedua (termasuk manusia).
“Disebut sebagai induk semang utama karena hanya pada tubuh kucing saja parasit ini dapat menginfeksi dan memperbanyak diri, sedangkan dalam tubuh induk semang kedua hanya akan menginfeksi. Parasit ini masuk kedalam tubuh kucing melalui makanan dan daging mentah yang terinfeksi kista toxoplasma. Kista ini kemudian terlepas dalam saluran pencernaan kucing, memperbanyak diri kemudian memproduksi telur (ookista). Ketika jumlahnya sudah berlipat ganda, telur-telur ini akan keluar dari tubuh kucing dalam jumlah yang sangat banyak bersamaan dengan keluarnya feses,” ujar drh. Farissa Romadhiyati, salah satu dokter hewan di BBPKH, Rabu (06/02/2019).
Untuk bisa menginfeksi kucing, manusia dan induk semang kedua lainnya, telur-telur toxoplasma yang keluar bersama feses memerlukan waktu 1-5 hari lagi untuk “matang” bergantung pada kondisi lingkungan. Telur-telur ini sangat resistan dan dapat tetap hidup dilingkungan selama bertahun-tahun.
Ketika telur yang matang ini termakan dan masuk kedalam tubuh induk semang kedua, telur ini akan berubah menjadi kista yang menempel pada jaringan tubuh. Nah, dalam bentuk kista inilah toxoplasma yg berasal dari induk semang kedua yang dapat menginfeksi makhluk lain bila termakan. Kemungkinan terbesar toxoplasma bisa masuk kedalam tubuh sebagian besar induk semang dari berbagai spesies adalah melalui tanah yang mengandung ookista.
“Pada manusia, toxoplasma lebih sering masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi telur dan daging mentah, buah dan sayur yang tidak dicuci, susu yang tidak dipasteurisasi, dll. Kenyataannya, kecil kemungkinan Toxoplasma masuk kedalam tubuh manusia melalui perantara kucing,” kata Farisa.
Toxoplasma dapat pula ditularkan melalui ibu hamil yang terinfeksi kepada bayi yang dikandung selama proses kehamilan. Ibu hamil yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala khusus, begitupula dengan bayi yang baru lahir. Namun seiring perkembangannya, gangguan pertumbuhan akan muncul seperti kebutaan, keterbelakangan mental bahkan kematian. Gejala toxoplasma pada manusia akan menyerang organ-organ tertentu dan hanya akan terlihat apabila tubuh mengalami kelemahan imun.


Bagi pencinta kucing, tidak perlu khawatir memelihara kucing. Cara penularan Toxoplasma dari kucing ke manusia adalah melalui feses ; bukan dari bulu, gigitan, ataupun cakaran. “Maka, sebenarnya tidak perlu takut memelihara kucing selama sanitasi selalu dijaga. Kucing yang selalu dipelihara didalam rumah dan tidak diberi makan makanan mentah juga memiliki kemungkinan rendah untuk terinfeksi Toxoplasma” Tambah Farissa.
“Beberapa tips untuk menghindari toxoplasma dibagikan pula oleh dokter hewan lulusan Universitas Airlangga ini, antara lain untuk menghindari makan setengah mentah ataupun mentah, menghindari meminum susu yang belum dipasteurisasi, tidak minum air mentah, menghindari makan buah dan sayur yang tidak dicuci bersih, menggunakan sarung tangan ketika memegang daging mentah dan berkebun, merutinkan cuci tangan setelah memegang tanah, dan wajib mencuci tangan sebelum makan,” tutupnya. (FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *