Wiranto Minta Jalur Udara Menuju Palu Segera Dipulihkan

MARGOPOST.COM | SULAWESI TENGAH — Tidak cuma masalah pasokan listrik di Palu dan Donggala yang jadi sentral penanganan tim satgas tanggap darurat yang di bentuk pemerintah. Tapi jalur udara juga diharapkan segera pulih.

Menkopolhukam Wiranto yang berada di Palu langsung memerintahkan supaya stakeholkder terkait bisa memulihkan jalur udara ke Palu, Sulawesi Tengah. Wiranto menyampaikan bahwa pihaknya sudah meminta Dinas Perhubungan Udara untuk segera memperbaiki itu, paling tidak, dapat memulihkan transportasi udara yang sekarang masih lumpuh.

Hal tersebut untuk mempermudah angkutan-angkutan transportasi yang dapat memindahkan barang dan manusia dengan mudah ke kota Palu.

“Terpenting runway nya harus aman untuk persyaratan pendaratan pesawat jenis Boeing 737 seri 800, 900. Kalau seri 400 tadi sudah saya pakai tapi tentu perlu persyaratan lain untuk segera dinyatakan layak dibuka, terutama untuk menara pengawas. Tadi dilihat roboh puncaknya dan juga rusak peralatannya dan itu akan di back up oleh tim dari Makassar,” kata Wiranto saat meninjau lokasi bencana di Kota Palu, Minggu, 30 September 2018, seperti disampaikan oleh tim media Wiranto kepada VIVA.co.id.

Sementara terkait dengan evakuasi masyarakat, Wiranto mengatakan hal itu sedang dilaksanakan. Dijelaskan dia, sudah ada tempat-tempat tertentu untuk penampungan masyarakat yang tidak lagi tinggal di rumahnya akibat bencana gempa pada Jumat kemarin.

“Kemudian juga konsolidasi rumah sakit sehingga yang luka-luka dan sebagainya dapat ditangani. Tadi memang kurang rumah sakitnya, karena itu Panglima TNI dengan Wakapolri akan menyiapkan setting kesehatan lapangan, rumah sakit lapangan yang akan digelar setelah Hercules berangsur-angsur bisa membawa mereka ke Palu,” kata Wiranto.

Wiranto sendiri mengatakan telah membentuk Tim Satgas Tanggap Darurat untuk menangani masalah pasca gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Tim ini juga dibawah koordinasi Gubernur dan Kepala BNPB. Akibat bencana yang terjadi di Sulteng ini, sedikitnya telah 400 orang dinyatakan meninggal dunia, dan lebih dari 500 orang mengalami luka-luka. //viva/mp,ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *