MARGOPOST.COM | Mataram – Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewa Cinagara Bogor yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan menggelar sertifikasi profesi bidang pertanian Paramedik Veteriner bagi tenaga harian lepas di Lombok Barat.
Sertifikasi profesi bidang pertanian ini dikuti oleh tenaga harian lepas Dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat sebanyak 42 orang.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang menyatakan bahwa peningkatan kompetensi SDM bidang pertanian harus dilakukan “Peningkatan sumberdaya manusia yang profesional bisa dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi” ungkapnya demikian.
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menyatakan bahwa Kementerian Pertanian, khususnya BPPSDMP akan terus mendukung proses sertifikasi.
“ Sertifikasi kompetensi diberikan melalui proses uji kompetensi yang sistematis dan objektif yang mengacu pada standar kompetensi kerja nasional Indonesia , standar internasional dan standar khusus”, ujar Dedi.
Mendukung program tersebut Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas sumberdaya manusia petugas tenaga harian lepas (THL) Paramedik Veteriner melalui Sertifikasi Paramedik Veteriner yang dilaksanakan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) BBPKH Cinagara bertempat di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara – Bogor pada tanggal 22 – 24 November 2022 yang diikuti oleh 42 orang petugas THL Dinas yang menangani fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Pembukaan Sertifikasi Paramedik Veteriner dilakukan pada tanggal 22 November 2022 bertempat di Aula Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB yang dihadiri oleh Kepala BPPP Provinsi NTB, Perwakilan Ditjen PKH. , Asesor, LSP Pertanian, TUK, dan peserta uji kompetensi.
Pada kesempatan pembukaan tersebut Kepala Balai BBPKH yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum BBPKH Tedy Cahyo, S.Pt., MP menyampaikan kegiatan sertifikasi paramedik veteriner ini merupakan kerjasama antara BBKH dan Ditjen PKH dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia pertanian di Dinas yang membawahi peternakan dan kesehatan hewan..
Sementara itu perwakilan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Baiq Yunita, “Sertifikasi kompetensi paramedik veteriner dilaksanakan terhadap 150 orang THL yang terangkai dalam 5 angkatan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi dan NTB sebagai dukungan Ditjen PKH dalam peningkatan sumber daya manusia tenaga harian lepas (THL) paramedik veteriner”. ujarnya





