BPPSDMP Kementan Dukung BBPKH Cinagara Mencetak Calon Inseminator Milenial Melalui Pelatihan Inseminasi Buatan

MARGOPOST.COM | Padang Mengatas – Kementerian Pertanian (Kementan) menjelaskan bahwa Inseminasi Buatan merupakan salah satu upaya Kementan untuk meningkatkan populasi hewan ternak nasional melalui optimalisasi penggunaan bibit pejantan unggul, sehingga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan daging nasional.
Pada kesempatan lain Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa “akselerasi bibit unggul dan berkualitas merupakan perintah Presiden dalam memenuhi kebutuhan gizi hewani masyarakat Indonesia”. Ujar Mentan.

Dalam upaya mendukung program tersebut BPPSDMP bersama BBPKH Cinagara menggandeng SMK-PP Negeri Padang Mengatas untuk bekerjasama mencetak calon Inseminator Milenial melalui Pelatihan Peningkaan Kompetensi Siswa SMK-PP Negeri Padang Mengatas di Bidang Inseminasi Buatan yang diselenggarakan pada tanggal 06 s.d. 26 Februari 2023.
Pelatihan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Drs. Barlius, MM, Kepala SMK-PP Negeri Padang Mengatas Syarbani, S.Pt., MP. Serta Kepala BBPKH Cinagara Bogor Dr. Wasis Sarjono, MSi. Peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak orang peserta terdiri atas 30 orang siswa-siswi SMK-PP Negeri Padang Mengatas dan 5 orang lainnya berasal dari Provinsi Bengkulu dan Riau.

Dalam sambutannya Kepala SMK-PP Negeri Padang Mengatas mengatakan bahwa “Siswa-siswi yang mengikuti pelatihan, setelah selesai nantinya akan dimagangkan dan diterjunkan ke peternak-peternak dengan dibekali straw masing-masing seratus ampul untuk diimplementasikan selama lima bulan di lapangan”. Ungkapnya
“Setelah itu mereka akan diuji serkom untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi sebagai Inseminator, sehingga output yang dihasilkan benar-benar berkualitas, legal dan siap terjun melayani masyarat yang membutuhkan”. Tegasnya.

Sementara itu Kepala BBPKH Cinagara Bogor Dr. Wasis Sarjono, S.Pt., M.Si. mengungkapkan bahwa “BBPKH Cinagara dibawah kendali Pusat Pelatihan Pertanian, BPPDMP Kementan ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan aparatur dan non aparatur di bidang peternakan dan kesehatan hewan”. Jelasnya.
“Selain itu harapan kami, output yang dihasilkan dengan terobosan yang sudah dilakukan SMK-PP Negeri Padang Mengatas ini betul-betul menjawab tantangan masyarakat dalam konteks peningkatan produksi melalui peningkatan populasi ternak”. Pungkasnya
Wasis Sarjono menambahkan bahwa “BBPKH Cinagara merasa bangga dan bersyukur dengan apa yang telah dilakukan oleh Kepala Sekolah dan tim melalui terobosan-terobosan kerjasama koordinatif, sehingga kegiatan ini melampaui ekspektasi bahkan melampaui target kurikulum yang sudah kami tetapkan”. Jelasnya.

Kegiatan pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. Dalam arahannya Barlius mengatakan “Sejak tahun 2016 sudah terjalin kerjasama melaui MoU dalam upaya peningkatan kompetensi siswa yang melahirkan output yang berkualitas, karena sebagai syarat seorang inseminator adalah minimal harus sudah mampu melakukan IB sebanyak 60 kali”.
Barlius berharap “Kegiatan kerjasama ini akan terus berlanjut untuk memenuhi kebutuhkan SDM berkualitas di lapangan”. Tutupnya sambil membuka pelatihan secara resmi. Padang Mengatas (06/02/2023)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *