Kecamatan Cipayung Dilengkapi 20 Lubang Biopori

Daerah, Jawa Barat, Tekno3,453 views

MARGOPOST.COM | DEPOK – Upaya penyelamatan lingkungan dilakukan Kecamatan Cipayung dengan menyediakan lubang biopori sebagai penampung air hujan. Keberadaan lubang biopori, juga efektif mengurangi genangan air.

“Saat ini kami memiliki sekitar 20 lubang biopori yang tersebar di halaman depan maupun halaman belakang Kantor Kecamatan Cipayung. Jumlahnya masih bisa bertambah sesuai kebutuhan. Jadi kalau timbul genangan baru, kami akan membuat lubang biopori lagi,” ujar Camat Cipayung, Asep Rahmat, di ruang kerjanya, Kamis (02/08/18).

Dikatakannya, keberadaan lubang biopori sudah ada sejak dua tahun terakhir dan selama itu pula pihaknya merasakan manfaat dari lubang biopori tersebut.

“Kami juga memiliki alat sendiri untuk buat lubang biopori. Selain itu, kami juga ada sumur imbuhan. Namun, untuk penggunaannya menunggu instruksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok,” katanya.

Diakuinya, lubang biopori sangat berguna mengingat organisme dalam tanah mampu larut dalam air dan hasilnya mengandung mineral. Selain itu manfaat lainnya adalah meningkatkan kualitas air tanah. Biopori juga membantu penyerapan air ke tanah dan menyebarkan air dengan merata, sehingga air tidak di bagian tertentu saja.

“Lubang biopori juga dapat berfungsi mengubah sampah organik menjadi kompos, meningkatkan kesuburan tanah, menjaga keanekaragaman hayati dalam tanah, serta mengatasi banjir, longsor, dan kekeringan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa diikuti juga oleh masyarakat,” harapnya. //PUT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *