MARGOPOST.COM | DPR RI – Ketua DPR Bambang Soesatyo menyadari, dunia politik memasuki era digital. Salah satu persoalan yang muncul yaitu media sosial, berkembangnya politik identitas.
Hal itu dikemukakan Bambang dalam Sidang Tahunan DPR dan DPD RI, dalam rangka memperingati HUT ke-73 RI, Kamis, 16 Agustus 2018.
Bambang menyebutkan, demokrasi tumbuh dinamis sehingga sulit dikendalikan. Bermunculan petinggi politik dicaci maki, progam pemerintah dianggap nihil, pondasi bangsa diporakporandakan, kerukunan agama dianggap tabu, akal sehat dianggap nista.
“Kita tidak boleh membiakkan berkembangnya politik identitas,” ujarnya. Dia menambahkan, “Kita harus mengucapkan selamat tinggal politik identitas.”
Sebut Megawati Soekarnoputra, Ketua DPR: Maaf Ibunda
Dia meminta, untuk memperkuat kembali politik kebangsaan yang memberikan perdamaian sehingga warga negara hidup rukun dan bahagia dalam rumah besar Pancasila.
Dia mengajak, seluruh pimpinan partai politik dan elemen bangsa untuk melaksanakan pesta demokrasi secara damai dalam pemilu. “Jadikan pemilu ajang adu program untuk mempercepat pembangunan sehingga pada 100 tahun negara kita, kita sejajar dengan bangsa di dunia,” ujarnya.
Dia meminta pemilu dijadikan wahana untuk mencerahkan. “Bersaing tidak mesti bermusuhan, lawan politik bukan untuk dilenyapkan,” ujarnya. (Viva) //PUT









