MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian Prof. Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian saat ini harus memenuhi tantangan. “Tantangan utama pertanian adalah memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat. Untuk mendukung hal itu, semua potensi harus dimaksimalkan, termasuk penggunakan teknologi serta memaksimalkan program-program Kementan,” katanya. Terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menjelaskan jika hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM pertanian. “Mengapa penting? Karena SDM adalah faktor pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas. Jika ingin produktivitas meningkat, berarti tingkatkan dahulu kualitas SDM-nya,” tutur Dedi.
Dalam rangka menjamin produk hewan yang beredar di masyarakat yang memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, Halal (ASUH), dibutuhkan Petugas Pengawas Kesehatan Masyarakat Veteriner. Oleh karena itu peningkatan kapasitas bagi Pengawas Kesmavet sangat dibutuhkan. Pelatihan Keamanan Produk Hewan Bagi Asisten Pengawas Kesmavet di lapangan sangat dibutuhkan dalam membantu Petugas Pengawas Kesmavet di Lapangan.

Pelatihan Keamanan Produk Hewan Bagi Asisten Pengawas Kesmavet dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 6 sampai 10 juni 2022, Dalam Penutupan pelatihan Kepala BBPKH Cinagara, Dr. Wasis, menyampaikan harus mensosialisasikan pengetahuan yang diperoleh kepada pelaku utama yaitu peternak dan masyarakat dalam menghadapi idul qurban tidak usah panik, kuncinya selalu saling mengisi dan koordinasi, bagaimana standar pemotongan hewan qurban dimasa wabah PMK ini.









