MARGOPOST.COM | Bogor – Menyikapi kondisi pertanian di Indonesia, dimana masih sulit ditemukannya tenaga kerja yang profesional di bidang peternakan yang memiliki sertifkat terlisensi. Seiring dengan kebutuhan tersebut, LSP Pertanian Nasional memfasilitasi sertfikasi kompetensi yang terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan memperhatikan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang peternakan.
“Sertifikasi kompetensi dibidang peternakan, dilakukan untuk meningkatkan kualitas Pemeriksa Kebuntingan (PKB) agar profesional di bidangnya. Memastikan dan memelihara kompetensi di bidang peternakan sehingga kompeten dan mampu menjalankan tugasnya dengan profesional,” menurut Kepala TUK BBPKH, Tri Wahyu Agus Riyadi, SP, Minggu (14/10/2018).
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor sebagai tempat uji kompetensi melaksanakan kegitan Sertifikasi PKB bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Terpadu Ikamaja Kabupaten Garut Jawa Barat.

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 11 sampai dengan 14 Oktober 2018, pembukaan kegiatan dilaksanakan Jum’at, 12 Oktober 2018 oleh Komisi 1 DPRD Prov. Jabar (H. Tate Komarudin) yang dihadiri oleh Staf Ahli Ekonomi Bupati Kab. Garut – Jabar sebagai Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian Kab. Garut, Kabid Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan Kab. Garut (H. Aep Asmulloh, MP), Ketua Ikatan Inseminator Indonesia (Enoh Kurniawan), Asesor PKB drh. Sri Teguh W., MP dari BBPKH Cinagara Bogor, drh. Seno Prihandoko dari BIB Lembang Bandung dan Susilo, S.TP., M.Si serta Ketua TUK BBPKH Cinagara Bogor Tri Wahyu Agus R., SP, berjumlah 29 petugas insimenator.
“Diharapakan dari Sertifikasi kompetensi, peserta dapat meningkatan profesionalisme Pemeriksa Kebuntingan (PKB) dibidang peternak a,” tututpnya.







