BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERTANIAN (BPPSDMP) KEMENTERIAN PERTANIAN TERUS MENDORONG PELAKU PERTANIAN UNTUK MENGEMBANGKAN AGRIBISNIS MELALUI PELATIHAN SEJUTA PETANI PENYULUH PERTANIAN

MARGOPOST.COM | Banten – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa penyelenggaraan pelatihan sejuta petani dan penyuluh dengan tema “wirausaha pertanian” adalah upaya untuk peningkatan kapasitas penyuluh dan petani milenial memanfaatkan seluruh potensi yang diberikan. Untuk menciptakan pertanian kedepannya lebih profesional, mandiri, modern dan berdaya saing, serta berjiwa entrepreneur yang tinggi.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof Dedi Nursyamsi dalam soft opening pelatihan sejuta petani dan penyuluh mengajak seluruh insan pertanian yang terdiri dari petani, gapoktan, KWT, petani milenial dan seluruh komponen SDM Pertanian untuk mampu berbisnis pertanian. Prof Dedi menambahkan sudah saatnya petani melakukan pertanian sebagai agribisnis guna meningkatkan penghasilan. Pertanian itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, tidaknya hanya untuk memenuhui kebutuhan keluarga, tapi pertanian itu harus kita jadikan tempat mata pencaharian yang menguntungkan.

Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Dr. Wasis Sarjono, S.Pt., M.Si. beserta jajarannya melakukan pendampingan dalam pelaksanaan pelatihan sejuta petani dan penyuluh di kabupaten kota di wilayah provinsi Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Titik-titik kumpul dalam pelatihan sejuta petani dan penyuluh ini untuk wilayah Provinsi Banten dilaksanakan secara online dan tersebar di beberapa BPP (Balai Penyuluhan Pertanian), P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) dan kelompok tani.

Keberadaan Penyuluh Pertanian dan Petani sangat vital dalam mewujudkan pencapaian swasembada pangan serta dalam penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan. Strategi yang digunakan untuk mencapainya di tengah era pandemi ini melalui pelatihan, baik secara offline maupun online. Dalam hal ini, metode online memungkinkan jangkauan kegiatan yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyuluh dan petani dalam hal pengetahuan,keterampilan, dan teknologi di bidang pertanian. Tujuan ini akan tercapai maksimal dengan adanya pengawalan dan supervisi yang mengikutsertakan komponen dalam pembangunan pertanian seperti Kostratan, Kostrawil, Kostrada, Kostratani, PERHIPTANI, KTNA, P4S, IKAMAJA, dan DPM/DPA.  Sebagai upaya mendorong tumbuh dan berkembangnya agribisnis yang berdaya saing dan berkelanjutan, Kementerian Pertanian c.q. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian berupaya untuk meningkatkan kapasitas SDM yang melalui pelatihan sejuta petani dan penyuluh pertania.

Pelaksanaan pelatihan sejuta petani dan penyuluh pertanian sudah pada volume 4, dengan tema kewirausahaan pertanian dari tanggal 22 sampai dengan 24 November 2022, dengan pola Hybrid Learning, dimana peserta bisa belajar dari tempat bekerja.

P4S yang dijadikan titik kumpul diantaranya adalah P4S Amanah Ratu, P4S Teras Jaya, P4S Warga Gemilang, dll. Pada kesempatan tersebut P4S Amanah Ratu berkesempatan berdialog dengan Menteri Pertanian, ketua P4S juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mentan dengan adanya pelatihan sejuta petani dan penyuluh dalam upaya peningkatan SDM pertanian, P4S Amanah Ratu juga mengusulkan pelatihan bagi petani milenial untuk dilatih dan dididik di P4S yang mempunyai potensi dalam rangka menumbuhkan minat dan semangat pemuda tani disektor pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *